Untuk mengisi liburan yang panjang tak semuanya harus diisi dengan kegiatan outdoor. Kegiatan indoor-pun bisa dilakukan untuk mengisi liburan kali ini. Misalnya dengan memasak bersama anak. Ini bermanfaat juga buat menghilangkan kejenuhan mama yang tiap hari memasak. Selain bisa mengenalkan ragam kuliner kita, mereka juga dilatih kerja sama. Mulailah mengenalkan dengan hal-hal yang sederhana seperti nama-nama bumbu dapur atau nama masakan.

Lakukan secara perlahan-lahan, misalnya sambil bercerita. Misalnya, mengapa masakan Padang banyak yang menggunakan santan. Karena jaman dulu orang Padang ketika membuka pintu, mesti melihat pohon kelapa dan mereka sengaja memanfaatkan buah kelapa untuk menambah cita rasa pada masakan. Atau mengenalkan jenis masakan berasal darimana misalnya, masakan gudeg adalah masakan dari Yogyakarta, dan sebagainya. Perlu ketekunan orang tua dalam mengajarkan hal ini.
Mengajarkan anak memasak bisa dimulai dengan mengenalkan alat-alat yang diperlukan, juga bahan-bahan dasar. Orang tua harus tetap mengawasi agar anak fokus dan tercipta suasana yang menyenangkan.
Jangan lupa berikan pujian kepada mereka bila masakannya enak.
Saat membuat kue kering misalnya, biarkan anak-anak berkreasi sendiri. Biarkan mereka mencetak dengan bentuk-bentuk yang mereka sukai. Biarkan mereka berkreasi menghiasnya juga, dengan diberi permen warna-warni misalnya.
Mengajari memasak bisa dimulai di usia sekitar 4-5 tahun, tentu dengan pengawasan orang tua. Seperti gambar diatas, si adik umurnya baru 2 tahun, tapi senang juga kalau ke dapur. Tetapi belum mengerti misalnya diberi tahu, ini namanya apa, masakan dari mana. Seiring bertambahnya usia, mereka akan mengerti.
Perlu diperhatikan, jangan dipaksakan bila anak tidak berminat.
Semoga bermanfaat.
tags: memasak bersama anak, mengenalkan kuliner kepada anak, mengisi liburan anak, melatih kerja sama dengan anak.

Lakukan secara perlahan-lahan, misalnya sambil bercerita. Misalnya, mengapa masakan Padang banyak yang menggunakan santan. Karena jaman dulu orang Padang ketika membuka pintu, mesti melihat pohon kelapa dan mereka sengaja memanfaatkan buah kelapa untuk menambah cita rasa pada masakan. Atau mengenalkan jenis masakan berasal darimana misalnya, masakan gudeg adalah masakan dari Yogyakarta, dan sebagainya. Perlu ketekunan orang tua dalam mengajarkan hal ini.
Mengajarkan anak memasak bisa dimulai dengan mengenalkan alat-alat yang diperlukan, juga bahan-bahan dasar. Orang tua harus tetap mengawasi agar anak fokus dan tercipta suasana yang menyenangkan.
Jangan lupa berikan pujian kepada mereka bila masakannya enak.
Saat membuat kue kering misalnya, biarkan anak-anak berkreasi sendiri. Biarkan mereka mencetak dengan bentuk-bentuk yang mereka sukai. Biarkan mereka berkreasi menghiasnya juga, dengan diberi permen warna-warni misalnya.
Mengajari memasak bisa dimulai di usia sekitar 4-5 tahun, tentu dengan pengawasan orang tua. Seperti gambar diatas, si adik umurnya baru 2 tahun, tapi senang juga kalau ke dapur. Tetapi belum mengerti misalnya diberi tahu, ini namanya apa, masakan dari mana. Seiring bertambahnya usia, mereka akan mengerti.
Perlu diperhatikan, jangan dipaksakan bila anak tidak berminat.
Semoga bermanfaat.
tags: memasak bersama anak, mengenalkan kuliner kepada anak, mengisi liburan anak, melatih kerja sama dengan anak.
hmm.. nice tips .. anak2 mulai dikenalkan sejak dini.. :)
ReplyDeletewahhhhhh keren...ntar kalo aku punya anak nggak akan memaksakan kehendaknya wes....
ReplyDeletehehee.. masek bareng anak apa bikin sampah bareng anak bu? hehehee
ReplyDeletekegiatan bermain yang kreatif nih...
ReplyDeleteWahh bagus banget aktivitas begini. Anak akan merasa dekat dengan ortu nya... cipp...
ReplyDeletehuuu aQ suka santannya masakan padang, padahal aQ nii wong jowo totok... wong jowo abis2n...
ReplyDeletesepertinya ada yg lupa sama award nya iia?!?!?!
huaa mba' Narti ternyata bener2 uda ngelupain saiiaaaa :((
ReplyDeleteBuat semua teman yang sudah berkomentar, terima kasih banyak.
ReplyDeleteBuat sobat genial, maaf kalau awardnya kelupaan ya.
wah...
ReplyDeletekapan ya aku bisa masak bersama anak2 ku..
hehehhehe...
maklum lah, belum merid mbak...:)
tapi tips nya pasti dipake kok nanti...
Keep Up2Date ya....
@ Suara Petualang, belum merried ya? kapan? ditunggu kabar bahagianya nih...terima kasih.
ReplyDeletesemoga masakannya semakin lezat
ReplyDeleteAku juga pernah memasak bersama Shasa. Ternyata asyik juga... :)
ReplyDelete@ Seputar Law of Attraction, iya dong...
ReplyDelete@ Mbak Reni, iya mbak, mesti ada momen yang tak terlupakan ya...
paling seneng deh kalo anak anak diajak masak selain itu kita dpt mengajarakan makanan yg bermanfaat dan berguna bagi mereka
ReplyDeleteanakku cowo tp sukanya makan dan pengennya ikutan masak ...saking doyannya makan sampai saya cegah agar ga jd kegendutan
ReplyDeleteanakku suka masak spt puding terus cemilan cemilan gitu deh tp gpp drpd dia suka ngemil yg banyak msg atau ada gula tambahannya bisa bahaya
ReplyDeleteanakku paling suka kalo aku bikin kue...dia bantu bentuk"nya n katanya si skalian belajar motorik tangannya juga....kalo aku si lebi mentingin bikin cemilan sendiri drmh drpd harus jajan dluar yg ga karuan campurannya skrg
ReplyDeleteIya memasak sama anak..repot tapi nyenengin.
ReplyDeletebisa membuat anakku makan sayur jg krn itu..kan dy ikut nyiapin
Terima kasih yah tips nya,
ReplyDeletedengan masak bersama saya bisa membuat anakku makan makanan yang biasanya dia anti...hehehe
walopun sukanya ngeberantakin tapi aku suka masak sama anakku, soalnya makannya jd lahap bgt....
ReplyDeletebiasanya saya suka buat kue sama anakku.
ReplyDeletedengan begitu saya bisa mengajarkan makanan yang sehat dan yang tidak
seperti gula kalau terlalu banyak bisa membaut gemuk, atau penyedap rasa bisa dibuat sendiri, lebih baik dan bersih
bener emang, anak juga lebih semangat makannya karna dia bisa cerita klo itu dia yg masak bareng ibu, hehhe...jd bangga juga dia. Jd bisa kasih tau juga mana yg boleh dimakan & mana yg ga boleh banyak2 dimakannya
ReplyDeleteseru juga kali yah msk bareng anak, blm pernah coba sih abis takut anak kena pisau, minyak, dll..., tp kayaknya memang perlu dicoba, sekalian kasih tau anak harus banyak makan sayur & buah dr pada ngemil ga jelas
ReplyDeletelucu bgt emang kalo punya anak perempuan trus seneng masak2an.. sekalian ajarin mereka pilih makanan sehat dan bersih
ReplyDeleteih lucu ya, tp anakku baru 10 bulan, bs kacau kalo diajak masak.. hiaha..
ReplyDeletemasak bareng anak selain ngajarin mereka pinter, jg bs atur pola asupan makanan mereka loh bun, jd ga banyak jajan..
ReplyDeletemasak bersama si kecil memang menyenangka namun kadang suka membahayakan si kecil dan juga nanti nya repot sekali dalam pembersihannya. tapi seru juga sih. boleh lah seminggu sekali..
ReplyDeletesaat memasak dengan anak selain untuk mengasah motoriknya juga bisa lebih mendekatkan ibu dengan anak..sebaiknya saat memasak bareng,anak juga diajarkan mengenai makanan yg sehat,agar ia dapat menerapkan pola makan sehat nantinya..
ReplyDeletebelum pernah masak bersama anak, baisanya kalau aku lagi masak malah aku minta anakku nonton atau main saja, takutnya bahaya buat sikecil.
ReplyDeleteseru juga yah masak bareng anak..mungkin dengan masak bareng, anak akan lebih tertarik untuk menyantapnya dan akan lebih menghargai makanan..
ReplyDeleteasiki nih masak bareng buah hati, sekalian bisa ajarin mereka kalau terlalu banyak makan yang manis2 itu ga boleh karena dapat mengkibatkan obesitas.
ReplyDelete