Saturday, 25 July 2009

Semua yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Demam pada Anak



Apa itu Demam?

Demam adalah peningkatan suhu tubuh melebihi normal (temperatur normal tubuh berkisar antara 36-380C). Anak anda mengalami demam apabila dengan pengukuran suhu temperatur :
  • Termometer pada rektum atau anus melebihi 38o C
  • Termometer pada mulut (oral) melebihi 37,6oC
  • Termometer pada ketiak (aksila) melebihi 37oC
Apa Penyebab Demam?
Demam adalah mekanisme tubuh dalam menghantam virus atau infeksi bakteri sehingga tidak selalu berbahaya. Demam merupakan suatu gejala dan bukanlah penyakit.

Bagaimana mengukur suhu pada anak?
Mengukur suhu dengan menggunakan tangan pada dahi, pipi, atau perut anak bukanlah cara yang baik untuk mengukur demam. Anda sebaiknya mengukur peningkatan suhu pada anak menggunakan termometer untuk meyakinkan bahwa anak anda terkena demam. Jenis termometer diantaranya adalah termometer raksa, termometer digital (cepat), dan termometer timpanik (diletakkan pada telinga).

Cara pengukuran termometer raksa diantaranya adalah :

  • Untuk bayi dan balita :
Pengukuran terbaik menggunakan termometer yang diletakkan pada ketiak (aksila), taruh ujung termometer pada pertengahan ketiak, pegang dengan satu tangan dan gunakan tangan yang lain untuk menahan lengan bayi agar tidak terbuka. Tahan termometer selama 3-4 menit.
  • Usia 5 tahun keatas :
Pengukuran terbaik adalah dengan menggunakan termometer yang diletakkan pada mulut (apabila anak anda mengijinkan). Apabila anak baru makan sesuatu yang dingin atau panas, tunggu 10 menit baru mengukur suhu. Baringkan anak anda, taruh termometer di bawah lidahnya, beritahukan kepada anak anda untuk menutup mulutnya namun jangan menggigit. Tahan termometer selama 2-3 menit.


Apakah anak sebaiknya dimandikan apabila demam?

Memandikan dengan menggunakan busa atau lap basah merupakan salah satu cara yang baik untuk menurunkan demam apabila anak muntah atau tidak dapat meminum obat penurun demam. Terkadang, mandi dan minum obat penurun demam dapat menurunkan demam dan ketidaknyamanan. Gunakan air hangat dan lap anak anda dengan busa khusus atau lap mandi.


Bagaimana cara menangani demam pada anak ?
Tanpa obat :
  • Bila anak anda tetap makan, minum, dan bermain seperti biasa, kemungkinan dia tidak membutuhkan obat penurun panas.
  • Pakaikan baju yang tipis atau pakaikan hanya pakaian dalam sehingga anak akan melepaskan panas lewat kulitnya.
  • Kompres anak dengan menggunakan air hangat pada dahi, leher, ketiak, dada. Jangan biarkan kompres mengering di badan anak, angkat kompres ketika setengah kering, celup kembali di air hangat, peras, letakkan di badan anak.
  • JANGAN menggunakan ALKOHOL sebagai kompres anak. Alkohol dapat menyebabkan kehilangan panas terlalu cepat sehingga menyebabkan keracunan alkohol.
  • Tutupi anak dengan selimut tipis apabila anak kedinginan atau menggigil.
  • Istirahatkan anak anda karena aktivitas dapat meningkatkan demam.
  • Berikan anak cairan ekstra (air, jus, susu). Apabila anak tidak mau minum, berikan anak cairan apapun yang dia inginkan.
Dengan obat :
  • Obat dapat membantu anak untuk merasa lebih baik namun tidak menghentikan demam.
  • Berikan PARASETAMOL setiap empat jam sekali ( 6 x sehari).
  • Bacalah labelnya dan ikuti petunjuk yang ada sesuai dengan umur dan berat badan anak.
  • Diskusikan dengan dokter sebelum memberikan ibuprofen.
  • Jangan berikan aspirin pada anak di bawah 16 tahun karena dapat menyebabkan penyakit yang serius (Sindrom Reye’s) yang dapat mengakibatkan kerusakan otak dan hati.
Kapan sebaiknya ke dokter?
  • Hubungi dokter apabila bayi anda demam dan berusia di bawah 3 bulan.
  • Hubungi dokter apabila temperatur anak mencapai suhu 39oC atau lebih.
  • Hubungi dokter apabila anak demam dan hilang nafsu makan, sakit kepala, muntah atau nyeri perut, menangis melebihi biasa, mengalami nyeri pada tenggorokan, sulit bernapas, nyeri pada telinga, dan nyeri ketika berkemih.
Demam biasa tidak akan berlangsung lebih dari 3 hari. Hubungi dokter bila temperatur anak tidak turun setelah 3 hari dan telah dilakukan semua tindakan di atas.

Catatan:
Artikel diambil dari sini.

Artikel buat catatan pribadi juga, yang masih perlu banyak belajar.



tags: apa itu demam, penyebab demam, mengukur suhu badan anak, aksila, memandikan anak waktu demam, mengompres anak yang demam, temperatur anak.

24 comments:

  1. Cermin seorang ibu atau calon ibu yang penuh kasih sayang kepada anak.. mestinya semua ibu /calon ibu itu mengetahuinya ya..

    ReplyDelete
  2. kalau nanti aq jadi bapak
    pasti istriku akan bangga nih
    bisa tahu semua keluhan sakit si anak dari blog ini
    hehehehehehe

    ReplyDelete
  3. Jaga anak kita jangan sampai sakit

    ReplyDelete
  4. infonya bagus nih...aku baru tahu kalo anak demam bisa dimandikan..! thanks ya

    ReplyDelete
  5. tak ambil mbak artikelnya biar bisa di baca2 ama istriku di rumah hehehehe...boleh ya mbak.....

    ReplyDelete
  6. Wiih jitu juga tipsnya..bisa diamalkan tuuh,,karena digunung jauh banget mau beli obat jadi mungkin saja tips itu bisa membantu..aku coba deeh kasih tau sama tetangga-tetangga aku :D

    ReplyDelete
  7. Paling takut kalo anak demam, apalagi sampe 40 derajat. ga pake pikir lagi, langsung ke dokter... (curhat waktu anak masih >1thn)...

    ReplyDelete
  8. Wah info yg berguna , sy kadang panik kalo anak lg demam atau panas badannya, semoga artikel ini bermanfaat, trima ksh. btw Tukeran link yuk mbak?

    ReplyDelete
  9. Terima kasih buat teman semua yang sudah menulis komentar. Iya mudah-mudahan anak kita sehat-sehat saja. Amiiinnn.

    ReplyDelete
  10. infonya lengkap bu, baru tahu kalau pengukuran suhu beda2 batas normalnya

    ReplyDelete
  11. wietz artikelna lengkap tentang anak niy sis... saya lum punya anak, tapi punya keponakan, jadi klu keponakan demam info dari artikel di blog ini berguna sekali... ^_^

    ReplyDelete
  12. @ irvan, makasih.
    @ ilmu inspirasi air, terima kasih, mudah-mudahan bermanfaat.

    ReplyDelete
  13. kalo bapaknya yang ngasuh gimana mba?
    hehehehehe
    wah dah malem ngelantur nih nulisnya
    bobo aja ah
    turu ahhhhhhhhhhhz zzzzzzzzzzzzzzzzz

    ReplyDelete
  14. @ aaSlamDunk, gpp, kan harus ada kerja sama di dalam keluarga.

    ReplyDelete
  15. Waduh mbak saya masih belum punya anak nech! Pengennya sich 2 he he he doain ya

    ReplyDelete
  16. Trims infonya. Perlu kewaspadaan kita semua bila ada anggota keluarga kita yang demam. Apalagi pada saat ini musimnya serangan virus flu babi yang telah melanda dunia termasuk Indonesia.

    ReplyDelete
  17. kunjungan malam nih..ditinjau dari dunia . kalau anak terjatuh ..lebih baik langsung diraih atau dibiarkan n pura2 ibunya tak melihat yah..

    ReplyDelete
  18. trims atas infonya mbak....!

    ReplyDelete
  19. bu tipsnya bagus sekali apalagi anaku sering demam.

    ReplyDelete
  20. saya harus banyak belajar dari ibu ni apa lagi baru aja punya anak.makasih ya infonya,

    ReplyDelete
  21. sangat bermanfaat sekali nih bagi saya gan, makasih banyak atas infonya gan

    ReplyDelete
  22. wacana ini sangat membantu mengetahui gejala awal demam bayi saya.thanks....

    ReplyDelete