Powered by Blogger.


Bersih-bersih GIGI dan Mulut Bayi, Yuk!

>> Monday, 16 March 2009

Perawatan GIGI sangat penting untuk dimulai sejak kecil. Karena cairan-cairan yang biasa diminum si kecil sangat mungkin mencetuskan kerusakan GIGI. Apa saja yang bisa dilakukan bunda untuk tetap menjaga kebersihan GIGI dan mulut si kecil?

Kesehatan dan pertumbuhan GIGI si kecil sudah terjadi semenjak ia masih berada di dalam kandungan. Karena itu, calon ibu harus rajin mengonsumsi makanan dengan nutrisi yang seimbang, terutama yang mengandung zat kapur, vitamin D, vitamin C, vitamin A, dan beberapa jenis vitamin B dan sedikit fluorida (mineral).

Dan ketika si kecil sudah lahir, walaupun GIGInya belum tumbuh, tidak ada salahnya untuk mengajarkannya menyikat GIGI, dimulai dari membersihkan gusi dan mulutnya. Dengan demikian ia terbiasa dibersihkan mulutnya. Selain itu, membersihkan gusi bayi juga dapat berfungsi mengatasi rasa sakit sewaktu GIGI mulai keluar.

Membersihkan GIGI dan mulut sejak bayi ini tentunya akan membuat si kecil terbiasa, bahkan hingga ketika GIGI SUSUnya sudah tumbuh. Dan pada saat inilah kebiasaan menjaga kebersihan GIGI dan mulut semakin penting, karena GIGI SUSU pada anak balita mudah sekali rusak, hitam, atau terkikis.

Menurut para ahli, penyebab utama kerusakan GIGI adalah asam yang dibuat oleh kuman yang ada dalam rongga mulut. Kuman tersebut akan menghasilkan asam bila ada sisa makanan, yang mengandung gula dan tepung, yang lengket pada GIGI pada waktu yang lama. Asam tersebut kemudian dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan keras GIGI (email), yang menyebabkan terjadinya lubang pada GIGI.

Pada anak balita, penyebab kerusakan GIGI yang terbesar adalah minum SUSU atau cairan manis lainnya melalui dot. Tips mencegah kerusakan GIGI si kecil:
  • Berilah ia satu atau dua sendok air putih untuk 'mencuci' mulutnya, setiap kali si kecil selesai minum SUSU atau cairan manis lainnya.
  • Jangan biasakan anak tertidur dengan botol dot masih dalam mulut, karena cairan manis tersebut akan menggenangi GIGI dan bisa menimbulkan kerusakan.
  • Periksakan GIGI anak setiap enam bulan sekali, sehingga apabila terjadi gangguan bisa segera terdeteksi dan tertangani.
Sumber: Ayah Bunda

tags: menjaga kebersihan gigi anak, menjaga kebersihan mulut, kapan mengajarkan menyikat gigi pada anak, penyebab kerusakan gigi.

11 comments:

kakara 17 March 2009 at 11:25  

.. info yang bagus nh.
TFS :)

Neng Aia 18 March 2009 at 08:43  

wah ntar klu saya dah punya baby dipraktekin ah.. hihi

Li 19 March 2009 at 15:54  

wah artikelnya keren...nambah ilmu niy,
makasih yaa...

BeeMouNTaiN 22 March 2009 at 08:29  

pantesan saya sakit gigi terus..jangan2 waktu kecil gak diperlakukan seperti itu

ayik 22 March 2009 at 12:07  

semoga bermanfaat buat anakku...(^_^)

bening 24 March 2009 at 14:24  

hemm....
langsung aku praktekin bu

Narti 2 April 2009 at 20:12  

Buat teman2: kakara, Neng Aia, Li. Andy J. Santiko, BeeMountain, ayik, bening makasih komennya yah.

Kerja Keras Adalah Energi Kita 31 October 2009 at 13:05  

yang ini juga saya ijin print Mbak, Trims. Salam sukses selalu :)

Mimmy 16 November 2010 at 10:37  

biar kata bayi belum punya gigi, bersih2 area dalam mulut ya wajib.. n sbgi tante yg baik, gw mau ajarin ponakan gw kumur2 hehehe..
-- visit http://m.rujakasik.com --

obat tradisional 13 February 2012 at 06:40  

belajar dri kecil,,,,supaya gede nanti rajin

Post a Comment

* Terima kasih sudah berkunjung ke seputarduniaanak.blogspot.com
* Maaf, komentar ditutup

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!