Powered by Blogger.


Showing posts with label serba-serbi. Show all posts
Showing posts with label serba-serbi. Show all posts

First day of school

>> Sunday, 25 September 2011

Alhamdulillah, Salma sudah sekolah. Tahun ajaran baru September ini, Salma masuk kindergarten (KG 2). Kalau di Indonesia namanya TK besar. Sebenarnya tiap sekolah punya kebijakan sendiri-sendiri, ada yang umur 4 tahun itu masuk KG 1 (TK Kecil), ada juga yang anak umur 4 tahun itu masuk KG 2 (TK Besar). Dan di sekolah Salma yang ini, untuk anak umur 4 tahun sudah masuk ke kindergarten 2 (TK Besar).

Banyak cerita dan hal-hal menarik saat pertama sekolah. Tentu bukan hanya buat Salma, tapi buat teman-temannya juga. Sekolah dengan guru-guru yang sama sekali belum kenal, kata pengantarnya bukan bahasa kita, teman-teman sekelasnnya juga belum kenal, ngomong ke gurunya bagaimana, ngomong ke temannya bagaimana. Itu bukan perjuangan yang ringan buat anak usia 4 tahun, khususnya buat Salma sendiri. Bahasa sehari-hari di rumah adalah bahasa Indonesia, sekarang sekolah mesti ngomong pakai bahasa Inggris. Belajar yang tekun ya nak!

Kadang juga ada diantara murid-murid kindergarten tersebut yang masih menangis, tidak mau ditinggal mamanya, dll. Dan memang untuk sekolah ini, anak tidak boleh ditungguin mamanya atau yang lainnya. Anak masuk kelas ya sudah ditinggal. Nanti misalnya ada hal-hal yang gurunya tidak bisa menangani (misalnya: si anak menangis dan guru tidak bisa menenangkan dan sudah kewalahan) baru orang tuanya di telpon agar menjemput si anak.
Juga, misalnya si anak sakit, ketika mau memberikan obat kepada anak, petugas akan telepon dulu ke orang taunya, si anak kenapa? tadi sudah minum obat belum? boleh tidak jika si anak di beri obat? dsb....
Jadi, anak minum obat sudah minta ijin orang tuanya terlebih dahulu.

Jam belajarnya adalah hari Minggu sampai Kamis. Masuk pukul 07:15 pulang pukul 12:00
Lumayan lama untuk ukuran sekolah TK. Hari Jum'at dan Sabtu adalah hari libur sekolah (weekend). Untuk hari Sabtu, kantor (office) di sekolah tetap buka dan tetap melayani urusan administrasi, dll.

Salma mejeng dulu yah :)



Sudah seminggu Salma sekolah, semoga kedepannya makin baik, enjoy dalam belajar, bisa mengikuti materi apa yang diajarkan, tambah pinter, tambah maju. Aminn.....

Baca juga:
Mama, aku takut!
Memilih sekolah yang tepat buat anak.
Membuat anak suka belajar.

Read more...

Puasa hari pertama di Doha

>> Tuesday, 2 August 2011


Alhamdulillah kemarin (sekarang hari kedua puasa) puasa berjalan lancar. Meskipun saat ini di Qatar sedang musim panas (summer) yang mana suhu mencapai 50o Celcius. Tentu bukan hal mudah untuk menghadapi cuaca yang seperti itu, terlebih kami yang datang dari negara tropis.

Pada malam sholat tarawih, alhamdulillah banyak juga ibu-ibu yang ke masjid. Loh emang biasanya gimana?
Disini, kebanyakan perempuan itu tinggal di rumah. Hari-hari biasa jarang ada jamaah perempuan yang sholat di masjid. Saya sekeluarga tinggal di ibukota Qatar yaitu Doha, dimana banyak juga kaum papa. Mereka malah sudah tinggal disini puluhan tahun, tinggal sendiri (laki-laki), anak-istri tinggal di negaranya. Disini banyak orang Pakistan, dan pendatang dari negara-negara lainnya yang sudah menetap disini puluhan tahun, mereka banyak juga yang sudah tua (jadi inget orang tua di kampung), mereka masih bekerja demi menyambung hidup, kadang bergerombol di pinggir-pinggir jalan untuk menanti sebuah pekerjaan. Mereka sama sekali gak mengemis loh...
Biasanya disuruh untuk mengangkat-ngangkat barang, atau kalau ada orang pindah rumah, jasa mereka tentu sangat dibutuhkan. (Disini karena kebanyakan orang tinggal di apartemen, villa, dll, jadi pindah rumah itu sudah hal biasa. Terlebih jika uang sewa rumah naik, jalan terbaik ya nyari rumah yang lebih murah. Kecuali kalau uang perumahan dari perusahaan masih mencukupi, tidak pindah rumahpun gak masalah).

Nah dari sekian banyak penduduk disini yang kebanyakan adalah pendatang, kebanyakan dari mereka adalah laki-laki yang tidak membawa family atau keluarganya. (Ada batas minimal gaji/pendapatan per bulan untuk bisa stay/tinggal disini bersama keluarganya). Yang dibawah standart ya tidak boleh membawa keluarganya.
Bisa kebayang jika kebanyakan yang tinggal disini adalah laki-laki, jadi masjid itu kebanyakan jamaahnya ya laki-laki. Untuk perempuan, disedikan ruang khusus untuk sholat, masjid yang dihari-hari biasa tidak ada ruang khusus untuk perempuan, baru dibuatkan sekat menjelang bulan Ramadhan seperti sekarang. Nah pas sholat tarawih hari pertama kemarin, di masjid dekat rumahku, tempat sholat untuk laki-laki sampai penuh, bahkan sampai halaman sedangkan untuk perempuan tidak penuh.

Untuk yang laki-laki, dapat tempat sholat di luar atau di halaman itu berarti panas. Loh malam hari koq panas? iya, kalau musim panas, malam haripun udara panas. Air wudhupun masih hangat. Kebayang kalau siang, di rumah air harus didinginkan di ember terlebih dulu atau tempat penampungan air yang lain.
Nah dapat tempat sholat di luar ini artinya harus rela sholat sambil keringat bercucuran. (kayak kerja apa aja yah?). Kalau mau dapat tempat sholat di dalam, yang ada AC-nya ya harus berangkat segera setelah adzan berkumandang.

Untuk perempuan, karena yang berangkat sedikit (gak penuh gitu), ya dapat di dalam ruangan semua, artinya ada AC. Nah kemarin ada kejadian seperti ini. Disini, untuk tempat-tempat sholat, entah masjid atau mushala yang di mall-mall, selalu ada kursi (biasanya kursi plastik) yang disediakan untuk orang-orang khusus. Entah sakit apa saya gak tahu, tapi ada saja yang sholat sambil duduk begitu. Nah kemarin di masjid itu, ada yang sholat pakai kursi gitu, dia ambil tempat di tengah shaf. Otomatis di belakang dia tidak bisa ditempati jamaah lainnya, karena tidak muat untuk sujud. Yang aku heran, kenapa dia gak ambil tempat di pinggir shaf? jadi shaf dibelakangnya bisa rapat, tidak bolong-bolong begitu? Ada juga sih yang ngerti, sholat pakai kursi dan ambil tempat dipinggir. Dan ketika pulang, mereka jalan biasa tuh? ataukah badan merasa sakit ketika dipakai untuk sujud dll?
Alhamdulillah kita yang diberi kesehatan, sholat bisa sempurna gerakannya, dan tentu ada banyak manfaat dari semua gerakan-gerakan sholat, mulai dari tabiratul ikhram, ruku, sujud hingga salam. Subhanallah...

Tadi mau ngomongin cuaca dan sholat tarawih jadi panjang lebar sih? kali ini bukan ngomongin soal anak-anak, tapi serba-serbi, gakpapa ya :)
Untuk masalah cuaca, alhamdulillah anakku bisa melewatinya, dan memang sekolah masih libur artinya bisa tinggal di dalam rumah saja. Dan bisa selesai hingga waktu berbuka puasa. Untuk saat ini, bisa dikatakan puasanya lama (jamnya) karena pukul 03.35 sudah adzan Subuh dan pukul 18.20 baru adzan Maghrib.
Tentu banyak hikmahnya bagi kami yang tinggal disini.

Semoga kita bisa menikmati indahnya bulan suci Ramadhan kali ini dan menjumpai lebih banyak lagi kemikmatan dari Allah SWT. aminn...

Read more...

Tentang Qatar | Serba-serbi Qatar

>> Friday, 29 July 2011

Ini yang punya blog kemana sih? punya blog tapi jarang di update.
Beberapa hari yang lalu sobat Ferdinand nanya, apa permainan tradisioanal anak-anak di Qatar?


Karena permainan tradisional Qatar aku gak ngerti, nulis serba-serbi aja yah, pasti seru bacanya. Artikel ini bukan hanya untuk sobat Ferdinand loh, tapi artikel ini buat semua teman-teman pengunjung blog seputarduniaanak.blogspot.com ini.

Untuk saat ini, kami (maksudnya saya sekeluarga) tinggal di Qatar, tinggal di rumah susun :D
Jadi boleh dibilang kami tidak mempunyai halaman, dan memang kebanyakan apartemen disini begitu, tanah dihabiskan untuk bangunan, ground floor untuk tempat parkir bagi penyewa apartemen. Kebayang panasnya kan? gak ada teduhnya sama sekali.

Tetapi untuk teman-teman yang menyewa rumahnya memilih villa, tentu mereka punya halaman. (kadang ada yang gak punya halaman juga sih).
Berbeda dengan teman-teman disini yang dari perusahaan tempat suaminya bekerja mendapatkan perumahan, tentu mereka tinggalnya di komplek. Kadang ada lahan/taman juga meski sedikit.

Permainan tradisioanal Qatar? hmmm apa ya? kayaknya gak ada deh..
Orang-orang sini bentuk rumahnya seperti villa-villa gitu, pagar rumah tinggi, jadi aku gak ngerti permainan mereka itu apa. Untuk kita, orang Indonesia yang tinggal disini, bermain ya di dalam rumah atau kalau tidak ya ke taman. Mungkin itu sebabnya, taman disini selalu ramai, apalagi kalau musim liburan. Karena bisa jadi, di rumah gak ada mainan.
Pergi ke taman tentu harus ada yang mengawasi, entah orang tua atau pembantu. Karena di taman sendiri ada security-nya, dan selalu memperingatkan agar kita selalu mengawasi anak-anak saat bermain. Juga terkadang, di hari Jum'at (weekend di Qatar), taman sengaja untuk family. Artinya yang datang ke taman tidak bersama familynya akan disuruh pergi. Padahal taman tidak ada pagarnya loh, bisa aja kan ada orang yang bukan family masuk? Iya sih, mereka bisa aja masuk, tapi security akan terus berkeliling, hehe....
Jadi ya tetep aja disuruh pergi.
Permainan yang tersedia di taman ya sama aja, ada ayunan, prosotan, dll.

Taman (park) di Qatar sini, di tempat terbuka, biasanya gratis, tempat parkir gratis. Di Qatar tidak ada tukang parkir, hehe... Parkir yang bayar ada di tempat-tempat khusus, misalnya airport, dan building yang memang untuk lahan parkir. Kalau parkir di depan toko, di taman, di mall mah gratis.
Ada taman bermain yang belum lama di buka, tapi masuknya bayar. Tapi aku belum pernah kesana, apalagi sekarang di Qatar sedang summer/musim panas. Untuk tempat bermain seperti timezone ya tetep bayar.

Untuk yang tajir/kaya, mainan beli motor gurun buat main di gurun (50 km dari rumahku). Atau beli speedboard untuk main di pantai Corniche. Untuk yang gak punya motor gurun jangan berkecil hati, bisa menyewa dengan tarif QR 200/jam.

Disini enak koq, keluar bawa mobil tinggal isi bensin, harga QR 1 /liter atau sekitar Rp 2.500,00 tidak perlu menyiapkan uang untuk parkir, uang jalan tol dll. Tinggal jalan kemana arah yang mau di tuju.
Tapi jangan seneng dulu, denda pelanggaran lalu lintas tinggi sekali :(
Tapi kalau dipikir-pikir denda tinggi balik ke rakyat lagi koq, contohnya jalan alus, kadang belum rusak tapi sengaja dirusak untuk dibagusin lagi, jalan yang lebar, rambu-rambu tertib, tidak ada uang suap ke polisi, dll.

Berikut ini beberapa contoh pelanggaran dan besar dendanya di Qatar yang sering terjadi (sebenarnya banyak sekali denda, tapi ini yang sering terjadi aja ya):

- Melanggar lampu merah - QR 6000
- Tidak pakai seat belt di kursi depan - QR 500
- Mengemudi sambil menggunaka HP, sibuk mengatur televisi - QR 500
- Anak umur kurang dari 10 tahun duduk di kursi depan - QR 500
- Parkir tidak pada tempatnya - QR 300
- Melebihi batas kecepatan yang ditentukan saat di jalan - denda mulai QR 500 ditambah QR 100 tiap kelipatan 10km/jam
- Mengemudi tanpa SIM - QR 1500

Kurs QR 1 = Rp 2.500 (sekitar itu, tapi tergantung nilai $ ). Hitung sendiri besar dendanya yah!

Tanya jawab (nanya sendiri dijawab sendiri, hihi...)

  1. Kalau melanggar tapi gak ada yang melihat gimana? tenang....di setiap perempatan ada camera yang selalu siap menjepret siapa saja yang melanggar. 
  2. Koq bisa? iya bisa, tinggal diphoto nomor plat mobilnya koq.
  3. Kalau plat mobilnya palsu? emang di Indo. :D Di Qatar tidak ada nomor plat mobil/motor palsu, semua terarsip dalam dokumen. Nomor mobil sekian yang punya siapa? tinggal cari datanya di internet.
  4. Kalau mobil dipinjem teman, tapi melanggar gimana? ya inget2 aja kapan mobil dipinjam, tgl berapa, nanya dipakai kemana, lewat jalan mana aja, terus cek di internet, terjadi pelanggaran pas dibawa sendiri atau pas dipinjem temen. Makanya di Qatar sini jarang sekali orang pinjem-pinjem mobil, resikonya gede.
  5. Kalau terjadi pelanggaran, dapat pemberitahuan lewat surat? tidak ada surat. Kadang kita tahu kalau mau istimara (perpanjangan mobil), bisa pingsan deh kalau ada beberapa kali pelanggaran. Makanya kalau habis jalan, paling tidak seminggu setelahnya cek di internet.
  6. Kalau parkir gimana? Parkir yang khusus ya ada tandanya khusus, kalau tidak ada berarti boleh untuk umum. Parkir khusus misalnya untuk orang yang berkursi roda. Mobil khusus buat pengguna yang berkursi roda ada sticker khusus. Kalau mobil tidak bersticker kursi roda, tapi parkir di tempat parkir yang bertanda untuk pengguna kursi roda, ya bakal kena tilang. Ditempeli kertas permberitahuan sama polisi. Koq bisa? Polisi siap berkeliling kemanapun, terutama tempat ramai yang susah nyari parkir. Ngerti sendiri kalau susah dapat parkir kadang terus parkir sembarangan. Kalau di Qatar ya gak bisa, mending parkir letaknya jauh tapi aman daripada kena denda.
  7. Kalau melebihi batas kecepatan? Jalan di Qatar sini kebanyakan pakai bunderan (roundabout), yang memakai perempatan ada juga, jadi kadang ada perempatan ada bunderan. Setiap habis bunderan mesti ada rambu lalu lintas, berapa kecepatan yang ditentukan untuk jalan tersebut. Misal:  aturannya 80km/jam, tapi Anda melaju dengan kecepatan 90km/jam ya kena denda. Gimana ngitungnya? tenang, ada radar yang selalu memantau kemanapun kendaraan melaju. :) Jadi gak bisa dibohongi.
  8. Kadang ada jalan yang misalnya gini: bunderan ini batas max 100km/jam, ganti bunderan 80km/jam. Kadang kita terlena, masih menyamakan dengan jalan sebelumnya yang 100km/jam. Nah di jalan yang seperti ini banyak teman yang kena denda.
Itulah sedikit tentang Qatar, semoga ada gambaran. :)
Gambar uang Qatar bisa dilihat di dapurpunyaku.
Artikel ini bukan tentang anak-anak ya? gakpapa deh...

NB:
Untuk teman-teman muslim dimanapun Anda berada, saya mengucapkan selamat menyambut datangnya bulan suci Ramadhan. Sekalian mau mengucapkan, selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1432 H, yang tinggal 2 hari lagi, mohon maaf lahir dan batin jika selama ini saya ada salah-salah kata, salah-salah komentar, dll.
Semoga kita bisa menjalankan ibadah shaum Ramadhan dan ibadah lainnya dengan khusyu' dan hanya mengharapkan ridho Allah SWT. Amin...

Update:
Hari Sabtu ( 13 Agustus 2011) kemarin pergi ke salah satu mall, untuk parkir udah mulai bayar (entah uji coba atau seterusnya, narti kurang ngerti) dan ternyata mahallll....
Jam pertama 2 riyal, jam kedua sekian dan kayaknya berlaku kelipatan (gimana ngitungnya gak ngerti), kemarin parkir sekitar 3 jam bayar 18 riyal *gubrak*
Berapa rupiah tuh??

Baca artikel lainnya:
Mengajari Si Kecil Berpuasa.
Agar Si Kecil Kuat Berpuasa.
Konsumsi buah di saat buka dan sahur. 
Tips berpuasa Ramadhan bagi ibu hamil.
Aktifitas seru bagi anak pengisi Ramadhan.
Baju Lebaran.

Read more...

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!