Powered by Blogger.


Bila Si Kecil Tersedak

>> Thursday, 18 February 2010

Anda pernah mengalami kejadian ketika buah hati Anda tersedak makanan atau mainannya, si kecil jadi sulit bernafas? Atau malah mukanya pucat hingga kebiruan?
Kadang balita dengan reflek menelan benda-benda kecil. Tentu saja hal ini membuat Anda panik dan tidak tahu harus berbuat apa.

Berikut ini 10 tindakan yang dapat Anda lakukan ketika si kecil tersedak agar tidak berakibat fatal, yaitu:

1. Jangan panik!

2. Lakukan penilaian situasi atau keadaan si kecil dengan cepat.

3. Bila benda asing tak tampak jelas dan tidak yakin dapat mencapainya jangan mencoba untuk mengeluarkan atau mencongkelnya, karena dapat menyebabkan benda terdorong ke dalam. Biarkan anak batuk-batuk untuk mengeluarkannya, hal ini lebih aman.

4. Bila benda terlihat jelas boleh dicoba untuk mengeluarkan.

5. Jika si kecil tidak bisa batuk atau sudah batuk-batuk tapi benda asing tidak mau keluar segera perintahkan orang lain yang ada dirumah untuk mencari pertolongan, bisa melalui klinik, sarana kesehatan terdekat.

6. Berikan pertolongan berupa tepukan di punggung (back blows) sebanyak 5 kali dan tekanan dada (chest thrusts) sebanyak 5 kali (satu hentakan tiap 3 detik) pada anak yang usianya dibawah 1 tahun. Atau pada anak besar dengan memberikan tekanan pada perut atas atau yang dikenal dengan Heimlich maneuver.

7. Selalu posisikan kepala lebih rendah, agar benda asing mudah keluar.

8. Perhatian, jika dicurigai adanya pembengkakan saluran napas karena reaksi alergi atau peradangan/infeksi, segera cari pertolongan.

9. Segera cari pertolongan jika si kecil mempunyai masalah dengan jantung.

10. Bila anak tidak merespon atau kesadaran menurun lakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru).

Langkah-langkah melakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru):

- Tidurkan anak pada alas yang keras dengan posisi terlentang.

- Posisikan kepala tengadah, buka mulut dengan mendorong dagu ke bawah, bila tampak benda asingnya coba keluarkan dengan jari. Bila tidak tampak langsung lakukan RJP.

- Berikan bantuan napas dari mulut ke mulut (mouth to mouth), sebanyak 2 kali, perhatikan dada anak, bila udara masuk ke paru akan terlihat gerakan dada terangkat.

- Dilanjutkan dengan kompresi dada yang dilakukan kira-kira 1 jari di bawah garis imajiner antara kedua putting, tepat di sisi kiri tulang dada. Kompresi dada dilakukan sebanyak 30 kali dengan kecepatan 100 tekanan setiap menit.

- Pemberian bantuan napas dan kompresi dilakukan berulang sambil melihat respons pasien, bila tidak berespon terus lakukan sampai bantuan datang.

sumber: okezone[dot]com

Yang tak kalah penting adalah mendampingi anak-anak ketika bermain, jadi ketika ada hal yang membahayakan bisa segera ambil tindakan. Kadang anak-anak bukan hanya memasukkan benda-benda kecil ke dalam mulut, tapi juga lubang hidung.  Jangan sampai hal fatal menimpa anak-anak kita.

Semoga bermanfaat!

tags: anak tersedak, mengatasi anak yang tersedak, anak memasukkan benda asing, langkah pertama ketika anak tersedak, Resusitasi Jantung Paru, Heimlich maneuver, kompresi dada, back blows, chest thrusts, tersedak karena mainan.

Baca juga:
Tips memilih mainan anak.
Rumah aman untuk si kecil.

42 comments:

rZk 18 February 2010 at 06:28  

infonya sangat berguna sobat..
memang kita merasa sangat kebingungan apabila adek kita ataupun anak kita sendiri sudah mulai dengan gejala tersedak seperti itu,kawatir memang..
dengan adanya ini kita tidak kawatir lagi,terimaksih banyak


healthy lifestyle,parmaceutical|sehatmu

J4J,  18 February 2010 at 07:21  

Jadi inget pas adekku dulu. diagnosa sih karena dahak yang menyumbat jalan napas,dan si anak belum bisa batuk. klo pas kejadian adekku harus dilempar2 ke udara biar jalan napasnya kembali. untungnya sekarang masih hidup dan menjadi "malaikat cantikku". I LOVE U MY ANGEL!!!

ica 18 February 2010 at 07:46  

Ok bos... makasih ya mbak
sudah dikasih ilmu....

I2 18 February 2010 at 07:48  

Bener mbak... kadang kita menyikapai suatu kejadian dengan "panik" malah nggak bisa mikir benernya...
sip...

narti 18 February 2010 at 07:58  

@ J4J, makasih masukannya.

berita untuk negri 18 February 2010 at 08:13  

makasih infonya,,artikel yang sangat bermanfaat

Fi 18 February 2010 at 08:30  

berkunjung, baca2 tipsnya. selalu ada yang baru disini. salut

Rock 18 February 2010 at 09:07  

Tips yang sangat bermanfaat...

Darin 18 February 2010 at 09:30  

Kunjungan perdana :)
wah baru tau ini ada blog tentang tips2 anak, izin bertukar link :)
salam kenal.

Rizky Kembali 18 February 2010 at 11:12  

artikelnya sangat ermanfaat, izin saya save bolehkan

narti 18 February 2010 at 11:29  

@ Darin, salam kenal juga.
@ Rizky, boleh, silakan.

Belajar Ekspor Impor 18 February 2010 at 13:06  

Informasi untuk penanganan daruratnya sangat berguna Mbak. Kita memang perlu tahu supaya bisa berbuat sesuatu seandainya hal itu terjadi. Tapi bagaimanapun yang terbaik adalah menjaga anak kita saat bermain supaya itu tak terjadi. Mencegah lebih baik, bukan?

Mb Narti, ini blog baruku. Tukeran link yuk. Link SDA sdh kupasang.

Trims
Edwin Prasetio

msafru 18 February 2010 at 14:02  

Tipsnya aku simpan sob, thank's telah berbagi mudah2xan aja tidak kejadian

semutbengkok 18 February 2010 at 14:16  

waaa good posting bwt masukan bla nnti q uda punya anak visit nya lgsg ksni dahh

fai_cong 18 February 2010 at 14:53  

hihi...
buat oleh² besok nih...

nuansa pena 18 February 2010 at 15:05  

Artikel yang sangat bermanfaat, trims telah berbagi!

a-chen 18 February 2010 at 17:56  

duh makasih neh, calon istri saya harus tahu neh tentang ini... :-)

buwel 18 February 2010 at 17:56  

selalu bermanfaat ya postingannya...

Aditya's Blogsphere 18 February 2010 at 19:13  

Halo mbak apa kabar?lama saya ndak kesini...oh ya mbak.....mohon bantuanya untuk vote blog saya yah mbak.....trims bgt nih....

Kang Sugeng 18 February 2010 at 20:12  

Sip Mbak Nar.. postingannya sangt bermanfaat, anak saya 2x memasukkan mur ke lobang hidung

narti 18 February 2010 at 20:19  

@ kang Sugeng, terus gimana kang? bisa dikeluarkan kan?
aduh anak-anak memang ada saja tingkahnya.

@ msafru, iya semoga jangan terjadi pada anak-anak.

Pengalaman, pernah anak tetangga memasukkan benda kecil (lupa apa yang dimasukkan) ke dalam mulutnya yang akhirnya tidak tertolong lagi. Yang pasti dampingi anak-anak ketika bermain.

NURA 19 February 2010 at 15:12  

salam sobat
trims mba sharingnya,,
jadi kalu ada anak tersedak ,sudah tahu mengambil tindakannya ada 10 nich ya,,

aan 19 February 2010 at 16:47  

kalo tersedak dulu waktu kecil aku jg pernah,,
info yang bermanfaat,,

Kristanto Wds 19 February 2010 at 18:35  

Infonya bagus ini, bisa buat kasih tau kalo ada adek yang tersedak...

haniseh 19 February 2010 at 23:49  

benar juga yah..ni adalah solusinya..di saat anak kita dalam keadaan seperti ini..thanks yah mbak atas info nya

darahbiroe 20 February 2010 at 07:31  

wah iya pasti klo lihat sikon kek gini panik adalah hal yang pertama keluar dan mmebuat smua serba salah
tips yg bermanfaat

berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya makasihhh :D

secangkir teh dan sekerat rotih 20 February 2010 at 17:51  

bahsanya terlalu medis mba...

wah saya yang anak teknik gak paham, hehehe.. :)

Willyo Alsyah P. Isman 20 February 2010 at 20:27  

banyak ilmu tentang anak disini...dan banyak pula ilmu tentang anak aku ambil dari sini...thanks mba...

Rock 21 February 2010 at 02:19  

Selamat pagi mbak...

Edwin's Personal Blog 21 February 2010 at 09:46  

Choking is hazardous, kita harus hati2...

Belajar Ekspor Impor 21 February 2010 at 09:46  

Anak2 harus selalu ada di bawah pengawasan kita...

indahnya berbagi 21 February 2010 at 11:32  
This comment has been removed by a blog administrator.
Anton 21 February 2010 at 12:11  

Informasi yang bermamfaat, mudah di pahami.

Awaluddin Jamal 21 February 2010 at 13:58  

infonya sangat bagus..

sayangnya saya belum punya anak.. jadi infonya saya ijin simpan yah mbak.. biar nanti bisa dipelajari..

dan kalau nanti mengalami bisa diterapkan..

kakara 21 February 2010 at 18:34  

Info yang sangat bermanfaat mba..
TFS

arkasala 22 February 2010 at 10:33  

wah banyak sekali artikel yang terlewatkan. Yang ini saya ijin print ya Mbak. Untuk istri saya neh penting he he. Jarang Ol dia he he.
Trims. salam hangat selalu :)

narti 22 February 2010 at 13:03  

@ arkasala, silakan!

shanushy0809 25 February 2010 at 21:22  

info yang bagus sekali dan sangat berguna, kebetulan dirumah ada sikecil, bisa untuk2 jaga2
maksih yaa

Warna Tulisan 4 March 2010 at 18:43  

artikelnya komunikatif dan bermanfaat, terima-kasih sahabat sudah berbagi.

cpu 4 March 2010 at 19:07  

good posting, thanks infonya....

monitor 4 March 2010 at 19:07  

berkunjung sambil baca info ++

Fety Fransiska,  10 November 2012 at 14:01  

baru aja anakku tersedak,dia sering bgt tersedak,knapa ya?

Post a Comment

* Terima kasih sudah berkunjung ke seputarduniaanak.blogspot.com
* Maaf, komentar ditutup

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!