Powered by Blogger.


Agar Si Kecil Kuat Berpuasa

>> Thursday, 27 August 2009

Menahan haus dan lapar selama kurang lebih 14 jam bukanlah hal mudah, terlebih bagi anak-anak. Perubahan saat berpuasa adalah saat makan pagi digeser waktu sahur, sedang makan siang dan malam digeser pada waktu berbuka puasa. Bagaimana agar si kecil kuat berpuasa? Berikut ini tips-tipsnya.

Pada saat sahur, anak harus mendapatkan asupan gizi yang cukup. Karbohidrat, vitamin, mineral dan zat-zat lain yang dibutuhkan tubuh harus tercukupi. Karbohidrat dapat diperoleh dengan mengkomsumsi nasi, gandum atau beras merah. Buah dan sayur juga diperlukan sebagai sumber serat yang dibutuhkan tubuh kita.

Anak Anda susah dibangunkan untuk makan sahur dengan alasan mengantuk? Meski demikian, makan sahur tetap harus dilaksanakan. Anda dapat menggantikan dengan menu makan yang lebih sederhana, namun kandungan gizinya tetap terjaga. Misalnya arem-arem, sudah lengkap ada nasi, sayur dan daging. (Resep arem-arem disini).

Atau bisa juga menyajikan macaroni shcotel, yang sudah mencakup susu, pasta dan sayuran juga. Sedangkan saat berbuka, berikan minuman yang manis, dengan tujuan untuk mengembalikan gula darah yang habis. Selain itu berikan makanan ringan yang cepat diserap tubuh.

Pada saat awal berbuka, jangan berikan porsi yang banyak, karena lambung membutuhkan waktu untuk mencerna makanan setelah seharian kosong. Setelah sholat Maghrib, bisa diberikan makanan berat. Jika anaknya kurus, berikan makanan yang tinggi kalori, sedang kalau anaknya sudah overweight, berikan makanan yang rendah kalori.

Puasa juga bermanfaat melatih pencernaan dan mental anak-anak. Kalau anak belum kuat puasa sehari penuh, bisa diajarkan puasa 1/2 hari. Perhatikan juga, kondisi kesehatan anak-anak.

Mudah-mudahan bermanfaat.


Catatan:
Artikel dirangkum dari Kompas.


tags: cara agar si kecil kuat berpuasa, menu sahur buat anak, menghadapi anak yang susah bangun sahur, tujuan diberikan minuman manis saat berbuka.

Baca juga:
Sereal, menu sahur untuk buah hati.
Mengajari si kecil berpuasa.

16 comments:

S@ndhie 27 August 2009 at 09:45  

makasih infonya...
saat ni anakku br brusia 3 thn
masih lum ngerti arti puasa...
masih kasian klo mo d ajak puasa...
jd gmn sebaiknya..??

kakara 27 August 2009 at 18:14  

Infonya sangat berguna.. TFS mba.
btw templatenya yg sekarang sederhana tapi terkesan professional..cool, enak dilihat.. keren..

adedosol 27 August 2009 at 18:38  

Tips yg bagus, sebaiknya usia brp mulai diajarkan puasa ya mbak? trima ksh

narti 27 August 2009 at 19:32  

@ s@ndhie, adedosol, anak usia 5 tahun sudah bisa diajarkan puasa, tapi kembali ke orang tua masing-masing dan tentu lingkungan sekitar sangat berpengaruh pada anak.
@ kakara, terima kasih, jadi gak enak sendiri nih.

butiku palace 28 August 2009 at 06:41  

walaupun saya belum berumah tangga,. tapi saya sangat senang sekali dengan adanya artikel ini Insya Allah bisa di ajarkan pada adik2 saya,..

tnx,

--------------------------------------

salam,

Butiku Palace

kalau berkenan ada kiat2 utk pencegahan serta pengobatan >> Acne vulgaris,and how to treat its

nb.link sdh sy add di sini [..] pls link back ;)

pelangi anak 28 August 2009 at 09:18  

Articlenya yahut-yahut...
Saya suka sekali, kebetulan saya berkecimpung di dunia PAUD...jadi relevan lah he..he...he....

Aa' Z31n 28 August 2009 at 21:57  

yups...nice info....

bisa neh diterapin wat adek....di humz......

Ica 29 August 2009 at 05:30  

Selalu ada yang bisa dipelajari di sini :)
Good post mbak.. :)

narti 29 August 2009 at 09:40  

@ butiku palace, terima kasih.
@ pelangi anak, terima kasih ibu guru.
@ Aa'Z31n, terima kasih.
@ Ica, thanks.

arkasala 29 August 2009 at 14:32  

Setelah sholat Maghrib, bisa diberikan makanan berat.
Kelihatannya baru tips ini yang bisa dilakukan oleh anak saya. Lagi-lagi anak saya kesulitan untuk makan-makanan yang bervariasi. Hanya ayam doang kesukaannya. Apa kelebihan dan kekurangannya ya?
Trims atas tipsnya yang sangat bermanfaat ini. Salam

genial 29 August 2009 at 14:38  

yupp bener banget tuu.. bukan perkara mudah.. apalagi diikutsertakan dengan larangan2 lainnya :( hueheheh...

kek nya promag double action pas tu mba buat mengatasi kesehatan di bulan suci ini iia mba'..?!?!?? ehehe lhoohhh.. ko' iklan... gag ding.. apus ajja ding.. :(

sahabat 29 August 2009 at 20:16  

kalo anak susah makan itu kenapa ya ?

Arya Muhamad 30 August 2009 at 06:01  

wah apa kabar ukhti ? semoga baik aja.

sekedar pengalaman aku waktu masih kecil itu kalo sahur dikasih makanan yang hijau (bayam, sawi dan lain (kuah bening)) dan setelah itu makanan penutupnya yang manis2 dan khas kampung seperti ketimus, combro, wajik (dan lainnya yang manis). Itu bagus katanya, karena mengandung banyak glukosa yg membentuk energi.

dan itu kebanyakan masih dilakukan sekarang walaupun dengan beberapa modifikasi menu (mengikuti tren)

selamat berpuasa dari Arya Muhamad

narti 30 August 2009 at 06:54  

@ arkasala, memang anak-anak kadang susah untuk makan sayur, coba berikan sayur yang sudah dibuat nugget misalnya.
@ genial, iya benar sekali.
@ sahabat, bisa karena sudah kenyang dengan minum susu atau makanan camilan yang lain.
@ arya muhammad, alhamdulillah baik, makasih sharing pengalamannya ya, selamat berpuasa juga.

Post a Comment

* Terima kasih sudah berkunjung ke seputarduniaanak.blogspot.com
* Maaf, komentar ditutup

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!