Powered by Blogger.


Beberapa Pertanyaan Seputar Tidur Anak

>> Wednesday, 30 September 2009


Istirahat yang baik bagi anak-anak atau batita adalah tidur. Batita membutuhkan waktu tidur sekitar 10-11 jam per hari. Dengan demikian, apabila waktu tidur atau istirahatnya kurang, batita atau anak-anak cenderung rewel, mudah ngambek, uring-uringan (tentu dengan bahasa bayi/anak-anak ya ngambeknya).
Berikut ini beberapa pertanyaan dan solusinya seputar tidur anak atau batita yang sering kita jumpai dalam menghadapi batita atau anak-anak kita dalam kehidupan sehari-hari.

Perlukah memaksa si kecil untuk tidur?
Sebaiknya tidak ya. Pemaksaan merupakan hal yang tidak menyenangkan, sehingga anak menjadi semakin sulit untuk tidur. Kita yang dewasa saja tidak mau kalau dipaksa kan?
Nah yang perlu dilakukan adalah membuat suasana agar batita atau anak-anak cepat tidur. Misalnya dengan membacakan dongeng, cerita anak-anak, membacakan doa-doa, meredupkan lampu kamar, menghilangkan kegaduhan. Dengan demikian diharapkan batita atau anak-anak cepat tidur.

Dongeng apa yang cocok dibacakan sebelum tidur?
Pilihlah dongeng yang tidak terlalu panjang dan membuatnya tenang atau menenangkan pikiran. Jangan membacakan dongeng yang menakutkan atau membuatnya tertawa terbahak-bahak yang justru akan membuat si anak semakin sulit untuk tidur. Bacakan cerita/dongeng dengan suara lembut dan santai.

Bolehkah nonton televisi sebelum tidur?
Sebaiknya tidak. Tapi sulit juga menghindarinya kalau tidak dilatih sedari awal. Dengan melihat televisi anak-anak akan semakin melek, bukannya cepat tidur. Apalagi kalau sudah melihat iklan untuk acara selanjutnya yang merupakan film kesayangannya. Makin banyak saja alasan untuk nonton TV.
Saran, jangan menempatkan televisi di dalam kamar karena gelombang elektromagnetis yang dipancarkan TV dapat mengganggu kesehatan.

Bolehkah minum susu sebelum tidur?
Boleh. Minum susu sebelum tidur dapat menenangkan dan mengenyangkan si anak atau batita, sehingga tidurnya nyenyak. Tapi sebaiknya setelah minum susu bersihkan mulut anak, gosok gigi dan minum air putih. Untuk mencegah agar giginya tidak rusak.

Sebaiknya lampu kamar dimatikan atau tidak?
Lampu kamar cukup diredupkan, agar tidak terlalu banyak cahaya di dalam kamar. Tapi jangan sampai gelap gulita. Ruangan yang terlalu benderang akan menyulitkan batita untuk tidur karena belum tercapainya self control secara optimal. Kondisi yang gelap gulita juga menyulitkan Anda untuk mengontrol anak-anak/batita, dan juga membuatnya tak nyaman.

Perlukah si batita tidur siang?
Yang terpenting kebutuhan akan tidur si batita yang 10-11 jam per hari tercukupi. Anda bisa membaginya misalnya 1-2 jam tidur siang dan 9-10 jam tidur pada malam hari. Tidur siang dapat mengurangi tingkat keletihan pada batita, juga agar mendapatkan manfaat lebih maksimal dari aktifitasnya. Misalnya batita tidak mau tidur siang, asalkan tidak rewel, ngambek, terlalu letih jangan dipaksakan, penuhilah kebutuhan tidurnya di malam hari dengan baik.

Kapan batita mulai tidur sendiri?
Usia 2-3 tahun sudah muncul dorongan untuk mandiri. Ajarkan secara perlahan, misalnya tidur sekamar dengan kakaknya. Pisahkan tempat tidur mereka, terutama jika berbeda jenis kelamin.
Misalnya tengah malam mencari-cari orang tuanya dan ingin pindah lagi ke kamar, tidak apa-apa. Intinya jangan dipaksakan kalau anak belum siap. Umumnya anak usia 7 tahun sudah benar-benar siap untuk tidur sendiri di kamar terpisah.

Bagaimana dengan bantal kucelnya?
Kadang ada anak yang tidak bisa tidur kalau tanpa bantal kesayangannya, selimut, boneka, guling atau benda yang lainnya. Walaupun "benda ajaibnya" itu sudah kucel, tetap saja tidak mau diganti yang baru. Apalagi kalau memang sudah sejak lahir kebiasaan itu ada. Bukan hal yang mudah untuk melepaskan "benda ajaibnya" itu dari si kecil. Secara perlahan-lahan lepaskan kebiasaannya. Cobalah dengan dipisahkan selama waktu 10 menit, 20 menit dan seterusnya sampai benar-benar bisa lepas dari "benda ajaibnya".
Hargailah anak jika ia mau melepaskannya dengan pujian, belaian dan kasih sayang.

Akan lebih repot lagi apabila tinggal di luar negeri, karena ada beberapa teman yang mempunyai kasus serupa. Tiap mau tidur si anak harus dengan "benda ajaibnya". Dibelikan yang baru dan sama persis, tetap memilih yang sudah kucel. Tiap kali mudik ke Indonesia atau bepergian ke luar kota, "benda ajaibnya" merupakan benda yang wajib dibawa. Kalau tidak si anak tidak bisa tidur. Masih untung kalau "benda ajaibnya" itu boleh dicuci, kalau tidak? Ada cerita dari teman juga, ketika "benda ajaibnya" dicuci si anak nungguin saja. Duh kasihannya si anak.

Ada hal yang lain dari teman-teman seputar tidur si kecil? Sharing di kolom komentar ya!


tags: ketika batita rewel, ketika anak-anak mau tidur, hal-hal seputar tidur batita, hal-hal seputar tidur si kecil, waktu tidur yang cukup untuk batita, istirahat si kecil, memilih dongeng/cerita sebelum tidur, cara minum susu sebelum tidur, bahaya TV jika ditaruh di kamar, benda ajaib, ritual aneh sebelum tidur harus dengan benda kesayangannya, cara melepaskan dari benda kesayangannya/benda ajaib, kapan anak mulai tidur dipisah kamarnya, usia berapa anak siap tidur terpisah, membagi waktu tidur bagi batita, hindari nonton TV sebelum tidur, beberapa solusi sebelum anak tidur, cara menghadapi anak yang rewel sebelum tidur.

24 comments:

Joker 30 September 2009 at 05:32  

anak2 emang lucu tapi mereka sering nakal,kue lapis ku du abisin,huhuhuhu
:-(

aaSlamDunk 30 September 2009 at 05:49  

kalo udah punya anak nanti aku praktekin mba ya, hehehe
kalo ada anak orang juga bakal aku boboin lhoooo

Rihar Diana(dhana) 30 September 2009 at 06:29  

ass..wr.wb/lam sejahtera
hi..hi...lucu banget bila melihat wajah wajah balita nggemesin he..he...dengan kenakalan yang ada membuat kita merasakan warna warni mendidiknya he..he..sok aja aq ini,nikah aja belum iih..jadi pingin .good posting thnxs..

info ternak 30 September 2009 at 06:49  

walah jadi pingin punya anak... lucu kali ya :D
maaf mba baru nongol kesini lagi, soalnya baru bisa login nih kemarin, salam buat anak kecil si mba di sana :)

jhonson blog 30 September 2009 at 07:01  

kalau soal donggeng, pengalaman gw tuh keponakan yg umur 4 thn di donggengkan malah banyak tanya "kenapa bisa gitu,truss singa nya cem mana.." wkwkwkk terakhir gak jadi tidur.

klo menurut saya kita nyanyikan lagi slow aza buat anak balita klo mau mereka tidur :) seperti nina bobo atau sejenis nya

narti 30 September 2009 at 07:24  

@ jhonson, kalau anaknya sudah memasuki masa kritis, banyak ingin tahu, bisa juga seperti itu. boleh juga tuh dinyanyikan lagu, tapi jangan-jangan nanti malah ikut nyanyi juga. hehe...
tapi kalau anak sedang pada masa ini, memang orang tua harus berpikir keras, kadang sampai kehabisan kata-kata menghadapi mereka.

narti 30 September 2009 at 07:29  

@ Rihar Diana, wa'alaikumsalam. Kapan nikahnya? sudah cukup umur belum? hihi...
makasih komentarnya.

@ info ternak, terima kasih salamnya, salam balik ya.

Anita 30 September 2009 at 07:59  

waduh nanti gmn yah kalo saya udh punya anak?...pasti gemesin kalo sudah bertingkah seperti itu anak kita heheheh

mantab mbak saran nya :)

ina 30 September 2009 at 09:29  

keponakanku jg gtu mba,... kmn2 bawa bantal kesayangannya itu,...
padahal tuh bantal kucel bgt,... tpi karna kesayangannya ya gtu deh dia,...

makasih yah mba artikelnya, membantu sekali,... biarpun ina blom meried, setidaknya tau dlo.... untuk bekal nanti....

hill 30 September 2009 at 12:25  

klo org dewasa bisa tdr 1 hari sampai 10 jam seperti sy ini gimana mbak? apa termasuk kategori batita? :D hehehe

lina@happy family 30 September 2009 at 19:44  

Bagus banget Mbak Narti artikelnya. Saya izin copy buat file pribadi saya ya...

narti 30 September 2009 at 19:54  

@ mba lina, silakan mba.

vie 30 September 2009 at 20:55  

wah bagus nieh mbak buat pelajaran aq buat nanti kalo dah punya keluarga :D,

Ngajak Ngakak

,ø¤º° zee °º¤ø, 30 September 2009 at 23:52  

jadi mikir-mikir lagi punya anak atau gk yah... :(

arkasala 1 October 2009 at 05:53  

yang digambar itu gaya tidurnya mirip anak saya he he
melalui artikel ini saya menjadi memahami mengenai pentingnya tidur anak ini. Kebetulan anak saya 5 bulan dan tidurnya selalu terjaga, jadi mendapat tips yang menarik neh. Trims Mbak. salam

ismi.. 1 October 2009 at 06:38  

SiP!
info bagus..
wah tapi gw beLum jadi ibu²
:)

Osi 1 October 2009 at 07:49  

Keren2 artikel di sini tentang masalah anak....

S@ndhie 1 October 2009 at 08:37  

trnyata tv bahaya jg ya..??
pdhal anakku suka bgt nnton tv... smpai2 tv lum boleh d matiin klo dia lum tidur...
gmn ya..??

Pawewet 1 October 2009 at 18:31  

ada kebiasaan yang susah aku hilangkan nonton tivi di depan tempat tidur,... memang benar postingan ini,,, anakku jadi lambat tidur...

Tks for sharing..

kakara 1 October 2009 at 19:50  

ternyata bantal/guling 'ajaib' secara perlahan harus dihilangkan juga ya..
info yg sangat bermanfaat ..
keep share mba :)

Hitsuke 2 October 2009 at 04:03  

duh aq blom punya anak neh mbak. ntar klo dah punya anak sering2 baca artikel di sini deh..hehehe
Thanks.  
Regard,

Hitsuke and NarutoFans 

rumah blogger 5 October 2009 at 06:49  

blom punya anak nich gmana yaaa....

Nightcrawler 8 October 2009 at 08:26  

belum punya kualifikasi untuk berpendapat, maklum belum punya pengalaman buat nikah dan punya anak, tapi mengenal dunia anak emang sangat menakjubkan, asyik, penuh warna dan sangat menginspirasi.

CIKA 9 October 2009 at 15:34  

biarin aja, tapi capek juga sih, kalo di biarin kadang2 kita udah ngantuk dia masih seger!RESIKO DEH

Post a Comment

* Terima kasih sudah berkunjung ke seputarduniaanak.blogspot.com
* Maaf, komentar ditutup

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!