Powered by Blogger.


Obat Yang Tabu Diberikan Pada Si Kecil

>> Friday, 7 May 2010

Dibanding orang dewasa, anak-anak pada umumnya lebih mudah terserang alergi atau timbul reaksi setelah minum obat dari resep dokter atau obat yang bisa dibeli bebas. Jika dibiarkan, dapat mengakibatkan penyakit yang serius.

Oleh karena itu, cegah sebelum terjadi sesuatu. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati?
Perhatikan hal berikut sebelum memberikan obat kepada anak-anak.
Obat-obatan yang harus dihindari untuk diberikan pada anak-anak, yaitu:

1. ASPIRIN
Jangan sekali pun memberikan aspirin pada anak atau obat lainnya yang mengandung aspirin. Aspirin dapat membuat anak mudah terserang penyakit sindrome Reye, yaitu penyakit yang jarang terjadi tapi jika terkena bisa fatal akibatnya. Jangan pernah berpikiran bahwa obat anak-anak yang dijual di apotik bebas dari aspirin. Jadi, baca dengan cermat dan hati-hati pada label/keterangan obat-obat tersebut. Kalau ragu, tanyakan pada dokter atau apoteker.

2. OBAT ANTIMUAL
Kecuali direkomendasikan atau diresepkan oleh dokternya, jangan pernah memberi si kecil obat antimual. Umumnya keinginan untuk muntah hanya berlangsung sejenak dan anak dapat mengatasinya tanpa harus minum obat. Obat antimual memiliki risiko komplikasi dan berbagai efek samping buruk lainnya. Jadi, sekali lagi, jangan beri anak obat tersebut tanpa rekomendasi dokter. Jika anak Anda merasa mual dan ada gejala dehidrasi, segera hubungi dokter langganan Anda.

3. OBAT UNTUK ORANG DEWASA
Memberikan anak obat-obatan yang diperuntukan bagi orang dewasa meski dengan dosis tetap berbahaya! Jika tidak ada keterangan bahwa obat tersebut boleh diberikan pada anak dengan dosis tertentu (setengah atau hanya sekali sehari, misalnya) jangan berikan!

4. BUKAN ATAS NAMANYA
Hindari memberikan obat dari resep dokter yang diberikan pada orang lain dan bukan atas nama si kecil. Yang juga berbahaya adalah memberikan obat dengan anggapan gejala penyakitnya sama dengan penyakit yang tengah diderita anak. Penyembuhan menjadi tidak efektif bahkan membahayakan. Berikan obat khusus yang ditujukan hanya untuknya dengan kondisi yang khusus pula.

5. SUDAH KADALUARSA
Buang semua jenis obat dari resep dokter atau yang dijual bebas begitu batas waktunya habis. Setelah masa berlakunya habis, obat tidak akan bekerja efektif bahkan bisa menjadi berbahaya. Jangan membuang obat-obatan di toilet karena dapat membuat air terkontaminasi sehingga berpengaruh pada air minum. Jangan lupa, sebelum membuang obat, tutup rapat-rapat botol atau kemasannya.

6. MENGANDUNG ACETAMINOPHEN
Banyak obat yang dijual bebas untuk penyakit demam atau batuk yang mengandung acetaminophen. Jadi, berhati-hatilah dan teliti keterangan di kemasan sebelum membeli. Jika ragu, hubungi dokter atau apoteker.

7. TABLET KUNYAH
Untuk anak berusia di bawah 3 tahun, tablet yang dikunyah sering membuatnya tersedak, obat tertelan, dan membuat tenggorokannya tersumbat. Jika memberi tablet kunyah, sebaiknya haluskan/gerus terlebih dahulu, taruh di sendok. Bisa juga dicampur dengan makanan seperti yoghurt atau pisang namun Anda harus yakin benar, anak dapat memakan seisi sendok tersebut agar dosis obat yang diberikan cukup alias tak bersisa sehingga obat bisa bekerja efektif melawan penyakit.

sumber : tabloidnova.com

tags: obat yang bukan untuk anak, pemberian obat pada anak, efek obat bagi anak, cara memberikan obat pada anak, obat kadaluarsa, membuang obat.

Baca yang ini juga yuk:
Bila si kecil tersedak.
Beberapa penyebab demam.

24 comments:

Rock 7 May 2010 at 19:16  

Obat kimia memang berbahaya, apalagi untuk anak-anak...

Sou Stalker 8 May 2010 at 01:27  

met pagi mbak ! wah,mantap ni info nya,perlu saya inget-inget nih.

Kang Sugeng 8 May 2010 at 03:08  

iya ya.. kadang kita ni asal aja ngasih obat pada anak, hmmm... ternyata bahaya ya Bu... makasih udah berbagi tips

orang kampung 8 May 2010 at 07:41  

artikelnya bagus sekali mbak, sangat berguna bagi kita para orang tua dalam hal bersikap untuk memberi obat ketika si kecil sakit.
makasih mbak..
terus semangat !

Rizky2009 9 May 2010 at 10:38  

masak OBAT UNTUK ORANG DEWASA diberikan u/ anak2 kayanya g cocok deh, buat para orang tua, ikutilah aturan dokter atau baca aturan pemakaiannya

pelangi anak 9 May 2010 at 17:32  

Sebuah share yang bagus. Saya pribadi selain tambah pengalaman juga jadi lebih berhati-hati.

Infophone-kdr 10 May 2010 at 00:59  

Makasih infonya mbak dan sangat bermanfaat nich,kita memang harus hati2 apalagi orang yg kurang memperhatikan pemakaian suka ngawur memberikannya pada anak2 mbak.

Rchymera 10 May 2010 at 02:54  

Tips yang sangat bermanfaat nich Mbak,kebanyakan orang tua kurang memperhatikan hal tersebut hingga membuat anaknya skt...:D

akhatam 10 May 2010 at 13:19  

Ya memang sangat diperhatikan anak dalam minum obat... Soalnya obat2an mengandung zat-zat yang sangat keras dan mungkin membuat anak2 menjadi tidak kuat...

ureh 10 May 2010 at 17:17  

tetangga saya anak kelas 3 SD (emang bukan bayi sih) sering minum kratingda*ng, karena ikut2 ayahnya.parah ya mba,halah..malah curhat,maaf mba kalo OOT

Indahnya Berbagi 11 May 2010 at 01:23  

Iya s masih ingat pernah baca dimajalah pinjaman teman sy. Di tempat ukhty bnyk yg jualan mjlh dan tabloid indo jg ya?

Dimadinah bnyk tp sbgn besar terbitan lama... klu tdk dari internet mk akn sering ketinggalan informasi deh jdx.

Makasih ukh sharingx

bluethunderheart 11 May 2010 at 04:12  

senang rasanya dapat artikel sedemikian
salam hangat dari blue

Ello Aristhosiyoga 11 May 2010 at 18:12  

Memberikan obat yang tepat kpd anak dan menghindari memberikan obat yang tak sesuai adalah langkah tepat!

Bayu Lebond 11 May 2010 at 19:29  

bener jeng...adis gak sembarangan minum obat...btw poin 3. OBAT UNTUK ORANG DEWASA itu apa artinya anak kecil gak boleh dikasih viagra gitu toh?

Anton 12 May 2010 at 05:44  

Tips yang bermamfaat, benar itu mbak, kadang-kadang kita suka lalai dalam memberi anak obat.

cahya 12 May 2010 at 20:52  

lebih baik obati dengan herbal, jadikan obat (herbal) sebagai makanan dan jadikan makanan sebagai obet, denganrutin konsumsi herbal (seperti jinten hitam dan madu) insyaAllah penyakit tidak gampang datang, anak saya usia 2 th sudah terbiasa dengan herbal...(jinten dan madu)

kie 15 May 2010 at 12:13  

alhamdulillah anakku sekarang sudah berumur 1,5 tahun tapi bisa dibilang gak pernah sakit karena setiap hari aku kasih madu, sari kurma dan gak pernah minum vitamin tambahan berupa obat-obatan yang dijual bebas...aku hanya pake herbal islami... nice post :)

Ferdinand 17 May 2010 at 10:29  

Terutama Aspirin tuh yg harus dihindari ...soalnya aku denger bisa kena gejala penyakit apa gtu hhe....aku lupa....makasih nie penjelasannya Sob..biarpun aku blum nikah tp kayanya penting juga nie info'y hhe...

Saung Web 18 May 2010 at 04:31  

Halah banyak ketinggalan info nih.. lama juga gak mampir ya mba ??

Pak Liek 19 May 2010 at 19:51  

info yang sangat bermanfaat ... hindari anak-anak dari jangkauan obat-obatan ...

RahmawanOL 21 May 2010 at 05:08  

lebih baik mencegah daripada mengobati... lebih baik pake herbal sebelum pake kimiawi....

Iseng Ngeblog 21 May 2010 at 09:04  

Mantep infonya mba, memang obat2 yg mengandung bahan kimia ga baik, walau dikit minumnya lama2 numpuk.

Apalagi kalo obat kadaluarsa :) jangankan anak2 sy aja bisa mabok :)

Post a Comment

* Terima kasih sudah berkunjung ke seputarduniaanak.blogspot.com
* Maaf, komentar ditutup

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!