Powered by Blogger.


Faktor Penyebab Anak Menjadi Tuli

>> Tuesday, 13 October 2009

Ketidaksempurnaan kadang membuat anak-anak minder dalam pergaulannya sehari-hari. Kehilangan pendengaran, termasuk salah satu kekurangan yang membuat anak-anak sulit tumbuh normal di tengah masyarakat.

Menilik permasalahan ini lebih dalam, Audiologist dan pakar pendidikan anak tunarungu Drs Anton Subarto, Dipl Aud menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan ketulian pada anak, di antaranya:

1. Ketulian disebabkan karena virus Toxoplasma Rubella atau campak, Herpes, dan Sipilis. Terkadang kedua orang tua tidak menyadari bahwa dirinya telah mengidap virus tersebut sehingga menyebabkan ketulian pada anaknya kelak.

2. Lahir premature, belum genap bulannya juga bisa menyebabkan ketulian pada anak.

3. Ketulian juga bisa disebabkan karena sang ibu pada saat hamil, berusaha menggugurkan janin yang ada dalam kandungan.

4. Anak yang baru lahir dan kekurangan oksigen pun bisa menjadi tuli.

5. Ketulian juga bisa dialami ketika anak pada masa pertumbuhan, misalnya pada saat lahir, anak lahir normal hanya saja menjelang usia 10 tahun ia mengalami sakit sehingga diberikan obat dengan dosis tinggi sehingga menyerang telinganya.

Jadi ada gangguan pendengaran karena obat-obatan yang memiliki efek samping menyebabkan ketulian. Seperti pil kina juga mempunyai pengaruh yang besar pada telinga, maupun aspirin juga terbilang rawan, oleh karena itu harus hati-hati bila digunakan.

6. Peringatan bagi para ibu-ibu hamil, kalau sedang mengandung sebisa mungkin jangan sakit karena suatu penyakit yang diderita saat hamil sangat riskan untuk kandungan, terlebih seperti campak atau tipes. Semua penyakit dengan panas tinggi, akan sangat riskan untuk kandungan.

7. Faktor genetik juga bisa mempengaruhi, misalnya kedua orang tuanya normal, namun kakek dan neneknya memiliki riwayat pernah mengalami ketulian. Hal ini bisa berdampak pada anak.

8. Anak terlahir dengan disedot, vakum, Caesar juga bisa merusak saraf pendengaran. Jika anak mengalami tuli saraf, tentu tidak bisa disembuhkan, hanya bisa di bantu dengan alat bantu dengar semata.

Terapi yang bisa membuat kembali mendengar itu tidak ada kecuali untuk para tuli konduktif yang disebabkan karena infeksi. Infeksi ini dapat disembuhkan tetapi ketuliannya belum tentu sembuh. Apalagi kalau tuli saraf, kerena yang mengalami kerusakan saraf di dalam labirin yang sangat kecil sehingga tidak bisa dioperasi dan tidak bisa disembuhkan.

Sumber okezone.com


tags: faktor penyebab anak menjadi tuli, virus penyebab ketulian, akibat ingin menggugurkan kandungan, efek pil kina dan aspirin, tuli saraf, tuli konduktif, penyebab tuli konduktif, peringatan buat ibu hamil.


33 comments:

yanuar catur rastafara 13 October 2009 at 06:04  

thanks ya untuk infonya
moga anak2 ku kelak tetep terjaga kesehatannya..
amienn

jhonson blog 13 October 2009 at 06:44  

hmm,informasi yg sangat bagus nih :D

ina 13 October 2009 at 07:50  

hemm... jdi muzti hati-hati nie saat hamil...
makasih mba,,..buat bekal ina nanti hihihi:D

Anita 13 October 2009 at 08:19  

susah juga yah ngurus anak...gampang gampang susah :D

muchlisin 13 October 2009 at 10:46  

Subhaanallah, info yang sangat bagus bagi masa depan anak-anak kita

pelangi anak 13 October 2009 at 11:49  

Thanks to God, infonya sangat berguna bagi kami. Penetahuan tersebut akan saya tularkan kepada sesama teman dan wali murid yang kebetulan deket secara emosional dengan kami, jadi akan lebih mudah menyampaikannya...Trim so much!

heru 13 October 2009 at 19:46  

nice info sobat, sangat berguna membimbing anak-anak untuk masa depan

cs 14 October 2009 at 02:55  

pagi2 dah dapet info yang bermanfaat......thanks.....

Ace 14 October 2009 at 06:43  

Info yang bermanfaat

rachmat 14 October 2009 at 07:53  

nanti kl rachmat uda nikah aq nasehati istri aq tentang hal ini :)

NURA 14 October 2009 at 09:25  

salam sobat
wah infonya banyak memberikan pengetahuan kesehatan anak,,
trims sudah berbagi ya,,mengenai penyebab tuli ini.

salam dari NURA

Aryo Halim 14 October 2009 at 09:33  

waduh, aku tuli apa gak ya! perlu di cek nih

Ocim 14 October 2009 at 10:10  

apa karena Herpes bisa tuli yak, apoa itu karena bawaan lahir jg dari orang tua

arkasala 14 October 2009 at 10:30  

membaca keterangan di atas, hampir semua disebabkan faktor orang tua termasuk dalam arti perlakuan terhadap melahirkan. Sebuah peringatan yang bermanfaat sekali sehingga kita sebagai ortu harus mawas diri karena anak yang menjadi korban.
Trims sekali atas artikelnya Mbak. Salam :)

MasWienNews.Com 14 October 2009 at 10:45  

Menarik sekali jadi tambah wawasan saya dan harus hati2 terhadap anak. No. 5 nya dobel Mba....

bunda Ibrohim 14 October 2009 at 12:30  

good article ! Bumil memang harus extra hati2 jaga kesehatan, diusahakan melahirkan normal jg ya mba...mohon do'anya ya moga lancar persalinannya nanti.

narti 14 October 2009 at 12:59  

@ Ocim, mungkin dampak dari virus itu ya, makanya bayi yang lahir selalu ada tes pendengaran.

@ MasWienNews, terima kasih koreksinya.

@ bunda Ibrohim, iya benar sekali, semoga persalinan nanti lancar ya, Amiinnn.

to all, terima kasih banyak sudah menyempatkan menulis komentar.

Edwin's Personal Blog 14 October 2009 at 16:40  

Anak saya lahirnya cesar, tapi alhamdulillah sampai sekarang dia baik2 saja. Memang sih kadang kalau telinganya dibersihkan kotorannya besar2 hehehe

m2k 15 October 2009 at 03:29  

wah saya baru tahu kalo campak menjadi penyebab ketulian. waduh...untuk mengurus anak harus ekstra hati-hati dan benar-benar perlu di jaga kesehatannya.
thanks atas infonya.

Fajar_Bukan 15 October 2009 at 05:27  

nambah ilmu ,...lagi,...,...makasih

by www.fajarbukan.blogspot.com

Kerja Keras Adalah Energi Kita 15 October 2009 at 05:30  

Apalagi kalau tuli saraf, kerena yang mengalami kerusakan saraf di dalam labirin yang sangat kecil sehingga tidak bisa dioperasi dan tidak bisa disembuhkan.
Wah membaca kembali artikel ini semakin harus mawas diri terutama melihat kalimat terakhir tersebut. Trims sekali lagi atas pencerahannya Mbak. Salam :)

Sugeng 15 October 2009 at 07:42  

alhamdulillah, pendengaranku normal... salam kenal

psikologi dan konseling 15 October 2009 at 08:05  

thanks share-nya mbak.. bermanfaat banget...

rumah blogger 15 October 2009 at 10:42  

bisa untuk acuan kalo kawin nanti nich, makasih sob atas share-nta, mudahan bermanfaat dan menjadi amal, amiinn

Rihar Diana(dhana) 15 October 2009 at 12:40  

salam sahabat
ehm..bermanfaat banget thnxs ya..

Ica 15 October 2009 at 13:20  

info yang berguna sist.. oh iya ngomongin soal tuli (kata teman2ku telinga swasta hahaha) anak muda jaman skrang dah banyak yang menuju ke situ, tuh banyak teman2ku yang kalau diajak ngobrol suka haa? hmmm tuh karena keseringan pasang headset ditelinga dengerin musik dari pagi ampe malam..

msafru 15 October 2009 at 13:22  

makin banyak ngerti nich soal anak..thank's infonya

Pawewet 15 October 2009 at 17:41  

trimakasih sharingnya...sangat bermanfaat...dan nambah ilmu...

Anonymous,  16 January 2010 at 08:43  

I inclination not concur on it. I assume precise post. Specially the designation attracted me to study the sound story.

Anonymous,  20 January 2010 at 05:45  

Good dispatch and this enter helped me alot in my college assignement. Say thank you you seeking your information.

Anonymous,  6 December 2011 at 23:03  

makasih ya atas infonta...ini sangat bermanfaat bagi bu mil

widie,  16 December 2011 at 17:13  

makasih buat infonya, sangat bermanfaat sekali buat saya!!!!!!!

Post a Comment

* Terima kasih sudah berkunjung ke seputarduniaanak.blogspot.com
* Maaf, komentar ditutup

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!