Powered by Blogger.


Ketika Si Kecil Mulai Bicara

>> Tuesday, 21 April 2009

Memperhatikan serta mengikuti perkembangan si kecil adalah saat yang menyenangkan. Tahu perkembangan si kecil sehari-hari dan makin hari makin pintar adalah kebanggaan tersendiri bagi orang tua.
Kadang bagi orang tua yang bekerja kalau tidak pandai-pandai mengatur waktu bersama si kecil bisa kehilangan momen yang berharga. Dan itu tak mungkin akan terulang kembali.

Saat si kecil mulai bicara, biasanya masih belum jelas. Nanti lama kelamaan akan bertambah jelas dan tambah banyak kosa kata. Sebagai orang tua harus rajin mengajari si kecil. Biasanya kalau orang di sekitar si kecil cenderung diam, si kecil akan begitu juga. Ya bagaimana mau cepat belajar bicara kalau orang di sekitarnya pasif? Lingkungan sekitar juga sangat berpengaruh bagi perkembangan si kecil. Berhati-hatilah ketika berbicara karena anak akan merekam semua apa yang di dengarnya. Si kecil akan mudah menirukan apa yang telah di dengar dari orang-orang di sekitar dia.

Sharing sedikit ketika si kecil mendapatkan kata-kata baru. Kebetulan kata tersebut adalah tidak tahu. Jadi ketika ditanya, pasti akan di jawab tidak tahu.

Ketika menyuruh membukakan laci:
"Adik mau nyari apa?"
"Tidak tahu" jawabnya sambil mencari-cari sesuatu.

Terus ketika nangis:
"Adik kenapa nangis?"
"Tidak tahu" jawabnya masih sambil nangis.

Kadang ulah si kecil membuat kita senyum-senyum, tapi ya harus sabar menghadapi si kecil. Itu yang kadang membuat kita yang sedang capai sehabis kerja atau mengurus rumah jadi hilang rasa capainya. Kalau si kecil bicara belum jelas, kadang kita susah mengerti kata apa yang dimaksud. Dan saat kita mengucapkan kata yang tidak sesuai dengan yang di maksud si kecil, maka si kecil akan terus mengucapkan kata itu sampai kita tahu apa yang di maksud. Setelah kita benar mengucapkan kata yang di maksud si kecil akan bilang "iya" plus wajah berbinar. "Akhirnya mengerti juga apa yang aku maksud," begitu mungkin pikirnya.

tags: si kecil mulai bicara, momen berharga, mengajari si kecil berbicara, bagaimana sebaiknya bicara di depan anak, anak merekam pembicaraan.

9 comments:

si kumb@ng 22 April 2009 at 18:11  

he he he
senyum2 sendiri nih mbak baca kisahnya...
nice share mbak

tipstrik 22 April 2009 at 19:02  

Untungnya si kecil yg menjawab tidak tahu dan kita senyum-senyum .. tapi kalau bapaknya yg terus menerus menjawab tidak tahu.. hayo gmn??.. mau senyum2 juga.. hi2
TFS :)

rizky 23 April 2009 at 04:23  

hoho,, info yang menarik, jika sayah menjadi bapak nanti :)

Narti 27 April 2009 at 07:17  

Buat sobat:
==>si kumb@ng, rizky, Winamp Skin, makasih komennya, ya begitulah anak2.
==>tipstrik: kalau itu lain, kan bisa ditanya lagi. hihi.. kalau anak2 yg lagi mulai bicara kan belum semua kata dia kuasai. makasih komennya.

diachra 29 April 2009 at 09:22  

iya,saat tersebut adalah perkembangan yang membanggakan sekaligus menyenangkan..,

pelangi anak 24 April 2010 at 14:44  

saya seorang guru kelompok bermain atau play group. Tahu sendiri khan bagaimana anak-anak yang duduk di KB berusia 3 tahun. Kebayang kan setiap hari saya berinteraksi dengan mereka. Makanya saya benar-benar berusaha menajamkan pendengaran untuk dapat mengerti kata-kata anak yang sebagian besar masih cedal atau bicaranya belum jelas.

Post a Comment

* Terima kasih sudah berkunjung ke seputarduniaanak.blogspot.com
* Maaf, komentar ditutup

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!