Powered by Blogger.


Mengapa Si Kecil Ngeces Terus? (1)

>> Tuesday, 20 April 2010

Benarkah ada hubungan antara Si Kecil yang sering mengiler atau ngeces, dengan keinginan ibu yang tak kesampaian saat ngidam? Atau, hanya gejala awal si kecil akan tumbuh gigi? Apakah ngeces juga merupakan indikasi suatu penyakit? Yuk, cari tahu lebih jauh!

Coba simak, apa komentar orang saat melihat anak ngeces melulu. Biasanya, komentar yang kerap muncul tak jauh dari mitos seperti, “Wah, pasti ibunya dulu ngidam dan tak kesampaian!” Atau komentar lain, “Wah, mau tumbuh gigi, ya?” Benarkah anggapan seperti itu?

Mengiler (drooling) atau yang dalam istilah kedokteran disebut dengan shalore adalah hal yang bisa dijelaskan secara ilmiah. Pada dasarnya beberapa faktor mulai dari yang fisiologis hingga gangguan bisa menjadi penyebab anak mengiler.

Dan tidak semua mengiler harus disikapi dengan kekhawatiran. Beberapa bahkan tidak menyebabkan gangguan serius. Namun, sebaiknya perhatikan gejala-gejala penyerta anak mengiler. Jika mengiler memang merupakan indikasi penyakit, kewaspadaan bisa membuat gangguan tertangani sejak dini.

Mengiler memang bukan hanya masalah estetika. Bukan pula karena anak suka bermain-main dengan air liurnya. Pada dasarnya, anak mengiler karena proses fisiologis yang membuat air liurnya tumpah ke luar mulut.

Sebenarnya, setiap orang memiliki mekanisme untuk memproduksi dan menyalurkan air liur. Hanya saja rongga mulut dangkal serta kemampuan menelan belum sempurna yang dimiliki bayi, menyebabkan air liur seolah berlebihan dan keluar dari mulut.

Air Liur Berlebih
Inilah mengapa secara umum dikatakan ada tiga penyebab mengiler, yakni produksi air liur berlebihan, ketidakmampuan menelan air liur, dan ketidakmampuan mempertahankan air liur di dalam mulut.

Biasanya, anak akan mulai memproduksi air liur dengan cukup ketika berusia 6 bulan. Ini adalah fase mempersiapkan anak untuk mendapatkan nutrisi dari makanan padat pertama pendamping ASI.

Namun, pada saat yang sama, anak belum memiliki kemampuan menelan yang sempurna, sehingga pada posisi-posisi tertentu ia sulit mempertahankan air liur dalam mulut kemudian mengiler.

Posisi seperti tengkurap, duduk, merangkak dan berbaring akan memicu anak lebih sering mengiler. Saat anak berusia 9 bulan, biasanya ia sudah mulai bisa mengendalikan air liurnya sehingga tidak tumpah saat duduk dan merangkak, karena kemampuan menelan yang lebih baik.

Namun, ketika makan makanan tertentu yang merangsang air liur, beberapa anak masih bisa mengiler. Dan saat anak berusia 3 tahun, dengan kemampuan menelan jauh lebih baik, ia tidak akan mengiler lagi.

Salah satu penyebab anak mengiler adalah karena gangguan proses menelan dan produksi air liur yang berlebih. Kondisi ini dapat terjadi ketika anak menderita suatu gangguan, seperti pada fase akan tumbuh gigi, yakni ketika anak berusia sekitar 6 bulan.

Saat itu anak akan merasakan nyeri pada seputar mulut dan sedikit kesulitan menelan. Biasanya, jika memang mengiler disebabkan fase tumbuh gigi, disertai gejala tumbuh gigi, seperti anak suka menggigit atau memasukkan benda ke mulutnya, serta sedikit demam.

Mengiler yang disebabkan gangguan dapat dikaitkan dengan penyakit berat seperti mononukleosis, nanah di sekitar amandel (abses peritonsilar), abses retrofaring, dan tonsilitis.

Sumber tabloid Nova
Artikel untuk catatan sendiri juga. Semoga bermanfaat!

tags: penyebab anak ngeces, mitos anak jadi ngeces, drooling, shalore, ciri anak akan tumbuh gigi, penyebab anak jadi mengiler/mengeces


Baca yang ini juga yuk:
Masa pertumbuhan gigi.
Jadwal pemberian makanan bayi.
Tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan anak.

44 comments:

Rock 20 April 2010 at 11:04  

Emang gejala awal tumbuh gigi itu mengiler / ngeces ya mbak??? Baru tau aku...

inge / cyber dreamer 20 April 2010 at 11:55  

thx 4 share

belajar bnyk dr sini ^^

Sou Stalker 20 April 2010 at 12:16  

ohh,begitu toh. .penjelasan secara ilmiahnya menarik ! thanks info nya mbak !

setting gprs 20 April 2010 at 13:01  

kalau anak ku sukanya pipis gimana ya

gayuh 20 April 2010 at 13:01  

oalah... sip, q skrg jd tau... artikel yang bermanfaat

Tihang 20 April 2010 at 13:38  

Oo... gitu ya, kirain memang ibunya waktu ngidam gak kesampain.
Trims ya mbak sharingnya.

tomo 20 April 2010 at 14:17  

anak Ngeces.Iya kawan dulu nenekku bilang krena ibunya nyidam

fai_cong 20 April 2010 at 14:17  

baca-baca mbak..
hehe...
met malam yah..

Rizky2009 20 April 2010 at 15:43  

ow jd gt yah, makasih mb', aq suka bgt nglihat anak kecil yg ngeces, ngegemesin malahan

zhulian 20 April 2010 at 16:18  

betul.....adekku juga masih begitu. thanks infonya ya mbak....

Kang Sugeng 20 April 2010 at 18:59  

nha kalo seumuran saya masih suka ngiler juga gimana tu mbak? apa juga perlu dikhawatirkan? tp saya itu ngilernya kumat kalo pas liat calon wakil bupati Pacitan yg kontroversial itu, hahaha....

infophone-kdr 21 April 2010 at 02:24  

Wach trims infonya Mbak Narti sangat bermanfaat bila kelak saya punya momongan nich dan tidak takut kalau anak ngeces melulu xixixi...:D

Frank 21 April 2010 at 04:24  

wuih....banyak pelajaran yang bisa di ambil di sini..terimakasih..
salam blogger

kang tejo 21 April 2010 at 04:36  

ooo itu tandae anak arep maluku n muncul gigi to mbak

Alrezamittariq 21 April 2010 at 05:33  

mungkin anaknya ngeces liat makanan enak mbak...wkwkwkwkwkwk.... (tanggapan nggak serius)

karena respon anak terhadap air liur belum sempurna, makanya sering tumpah air liurnya.. (tanggapan serius)

darahbiroe 21 April 2010 at 08:26  

klo ditempatku bilang
anak ngeces mulu waktu ngidam ibuna ada yang gag didaptin jadi pingin makanya ngeces wkakwkak
:D

hendro-prayitno 21 April 2010 at 16:42  

kaya keponakan saya ngeces truuusss..lucu ga giginya baru numbuh,,bener juga sih kata ibunya minggu kemarin demam karena tumbuh gigi

blogging - bisnis online 22 April 2010 at 07:28  

mungkin dengan tumbuhnya gigi cukup mengganggu untuk menutup mulutnya karena terasa nyeri, akhirnya ngeces deh

darahbiroe 22 April 2010 at 14:41  

selamat malam sda
dan selamat ngeces2 ria heheheh
:D

Business and financial services 22 April 2010 at 17:29  

makasih informasinya mabk....pada dasarnya semua bayi ngiler koq..

Anonymous 22 April 2010 at 19:21  

wah bagus banget sharing nya nih....

Tour, Food, and Health 23 April 2010 at 07:31  

saya juga udah tua masih suka ngeces mba...hehehe....

salam,
tfd

Jiox 23 April 2010 at 12:40  

iya juga sih kata-kata nenek kalau ngeces biasanya 'ngidam ga kesampaian', thanks infonya mbak.. matur nuwun

aktifis sandal jepit 24 April 2010 at 00:09  

lha ini baru mantep,lebih jelas dan nikmat untuk dipelajari....

mosok dikit2 sifat anak dihubungkan dengan waktu ibu sedang ngidam ya mbak?
kalo ibuknya ngidam kereta api,terus gimana ya ?

maaf baru berkunjung sobat,,,,

Darin 24 April 2010 at 08:08  

iya, orang2 tua dulu sering menganggap bahwa anak yang ileran itu pas ngidam ibunya ngga kesampean :D ada2 aja..ternyata begini ya penjelasan ilmiahnya.

Herdoni Wahyono 24 April 2010 at 13:23  

Kita memang kadang menjumpai anak yang sering mengiler. Kita dalam hati bertanya ada apa ini ? Antara mitos dan medis. Artikel menarik yang membekali kita referensi masalah tersebut. Trims sharingnya.

pelangi anak 24 April 2010 at 17:01  

saya semakin tambah pengalaman setelah membaca blog ini.

tomo 25 April 2010 at 04:52  

Menurutku takdir Ilahi kawan

Gus Ikhwan 25 April 2010 at 08:41  

salam sahabat saudaraku

makasih mbak atas penjelasanya..
jika berkenan mampir balik ya

harto 25 April 2010 at 12:58  

pada umumnya sih memang begitu kalau orangtua kita niih suka bilang kalau ga kesampaian pada waktu ngidam nanti anaknya ngileran terus... wallahualam...., ternyata kalau mau tumbuh gigi aja yaa n kalau memang air liurnya banyak.

trims atas ilmunya sangat bermanfaat, sukses selalu n tetap semangat

akhatam 25 April 2010 at 16:48  

Wah jadi tahu nih anak yang suka ngiler... hihihhi
Kalo ngiler pas tidur itu penyebabnya apa ya??hhahha

bunda ibrohim 25 April 2010 at 18:57  

Assalamu'alaikum..gmn kabar keluarga?akhirnya bisa blogwalking lg nih.oo ternyata begitu yah,bukan karena ngidamnya gak keturutan,,thanks ya mba jadi makin tau.

Dangsulaeman 26 April 2010 at 04:29  

berkunjung saja dan mengikuti "follower" saja...

salam,
Bolehngeblog

Ello Aristhosiyoga 26 April 2010 at 04:57  

Artikelnya, menarik sekali.

Anak2 punya masalah sendiri.

***___
aku suka, postingan ini.

Padang Cahaya 25 May 2010 at 10:14  

seperti yg terjadi sama anakku, kalo tengkurep sering ngeces... tapi saya pikir itu hal yg wajar.. terimakasih untuk tambahan informasinya..

terra bunda melvin 29 July 2011 at 15:53  

terra - cirebon

aq mau tanya anak aq baru 4 bulan tp dia selalu mengeluarkan ludah nya / ngeces gitu. orang2 sekitar rumah bnyk yg bilang ibu nya waktu ngidam gak kesampaian. padahal aq gak ngidam apa2. itu karena apa yach?????

terra bunda melvin 29 July 2011 at 16:07  

aq baru punya anak, usia anak aq baru 3 bulan, aq mau tanya neh? di usianya yg 3 bulan ini dia selalu mengeluarkan ludahnya(ngeces). kata orang2 mitos anak mengeces sewaktu di dalam kandungan ibunya mengidam tp gak kesampaian. padahal selama aq hamil, aq tidak pernah meminta apa2(ngidam). sedangkan di usia 3 bulan si bayi kan belum keluar gigi. itu kenapa yach????? Plz aq butuh jawaban nya neh.

narti 29 July 2011 at 21:22  

@ terra bunda melvin, selama masih wajar ya jangan panik mba, mungkin memang produksi air liurnya berlebihan sedangkan si anak usia segitu belum bisa mempertahankannya agar air liur tidak keluar.

Coba mba perhatikan, anak seusia itu kan jarang banget posisi mulutnya itu tertutup rapat (seperti orang dewasa), maksudnya ia memang sedang proses belajar untuk bicara dll, misalnya ia pegang benda ya ia berbicara dengan bahasanya. Misalnya gini, anak pegang mainan terus mukanya ngliatin mamanya, bisa jadi maksudnya ngajak bicara.

Atau kalau anak hanya posisi tertentu saja ngecesnya, misalnya tengkurap, ya wajar saja ia ngeces.

Selama anak baik-baik saja, sehat, dan dokter bilang gakpapa ya jangan panik. Perhatikan saja setiap pertumbuhan dan perkembangannya, dan itu adalah hal unik yg takkan terulang.

Jawaban ini semoga bisa membantu.

anda aprilianto,  2 August 2011 at 07:12  

assalamu'alaikum.....
maaf, numpang nanya sanak saya umur 19 bln sejak tiga bulan lau tumbuh gigi secara bersamaan hampir 5, sejak saat itu sampai sekarang ilernya g berhenti",,apa itu tidak bahaya?bagaimana cara agar iler itu berhenti? terimakasih
wassalam.

narti 2 August 2011 at 07:26  

@ anda aprilianto, wa'alaikumsalam
Coba baca artikel lanjutannya http://seputarduniaanak.blogspot.com/2010/04/mengapa-si-kecil-ngeces-terus-2.html

Untuk anak umur 19 bulan, berarti gigi belum semuanya tumbuh kan? aku rasa wajar kalau si kecil masih suka ngeces. Mungkin akan tumbuh gigi lagi, merasa gatal, atau juga latihan bicara. Anak umur segitu belum sempurna untuk menahan air liurnya agar tidak tumpah. Semoga nanti setelah giginya sempurna (tumbuh semua) tidak ngeces lagi.

Cara menghentikannya? apa ya? kayanya gak ada. Tapi kalau memang Anda khawatir, sebaiknya periksa ke dokter.
Semoga tidak terjadi apa-apa dengan si kecil.

Agen Xamthone Plus Tangerang 17 August 2011 at 10:41  

mungin dulunya mamaknya ngidam gak keturutan x
katanya benar atau tidaknya aku kurang tau.

Agen Xamthone Plus Jakarta 17 August 2011 at 10:46  

anak kecil mgeces/ngiler ma itu wajar gak usah di kawatirkan tar kalao dah 3 bulan juga dah sembuh.

Shety Fatimah,  5 December 2012 at 19:30  

saya berterima kasih skali dgn adanya penjelasan ttg faktor apa saja yg menyebabkan bayi sering ngences.soalnya kebetulan skrg saya memiliki seorang bayi berusia 4bln dan skrg sering mengences sjk umur 2 bln smpai skrg.ada salah satu kelrg bilang kalau bayi suka mengences tersebut disebabkan krn wkt hamilnya ibu nya kurang gizi.saya tdk terima skali dgn ucapan saudara saya itu karna saya slama hamil tdk prn dibilangi dokter kurang gizi dan hampir setiap bln saya mengontrol kehamilan saya ke dokter dan alhamdulilah bayi saya pus sejak lhr sampai skrg sehat-sehat saja.
terima kasih atas info nya yach....^_*

Post a Comment

* Terima kasih sudah berkunjung ke seputarduniaanak.blogspot.com
* Maaf, komentar ditutup

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!