Powered by Blogger.


Showing posts with label Bayi usia 4-12 bulan. Show all posts
Showing posts with label Bayi usia 4-12 bulan. Show all posts

Tips Yang Harus Kita Ketahui Sebelum Memberikan MPASI

>> Tuesday, 3 April 2012

Memasuki usia 6 bulan, buah hati Anda membutuhkan Makanan Pendamping ASI (MPASI). MPASI yang pertama diperkenalkan kepada bayi adalah bubur susu.


Anda tidak perlu bingung, banyak variasi bubur yang bisa kita ciptakan yaitu dengan cara mengombinasikan nasi dengan buah misalnya. Perkenalkan sedikit demi sedikit dan buatlah dari beragam bahan makanan.

Berikut ini beberapa hal yang harus kita perhatikan sebelum mengenalkan/memberikan MPASI kepada anak usia 6 bulan ke atas:


  1. MPASI yang pertama diperkenalkan kepada bayi adalah bubur susu. Gunakan ASI sebagai bahan utama. Jika memang tidak ada, barulah gunakan susu formula.
  2. Pemberian MPASI sebaiknya dilakukan secara bertahap mulai usia 6 bulan. Pada tahap awal ini, sebaiknya mulailah dengan memberikan makanan padat pertama satu rasa dengan tekstur yang halus, dari bahan pangan yang dominan mengandung karbohidrat.
  3. Amati apakah makanan barunya memunculkan reaksi alergi yang tampak pada kulit atau mungkin bermasalah pada pencernaannya.
  4. Jika yakin tak terjadi gangguan, Anda bisa masuk ke tahap selanjutnya, yaitu pengenalan variasi rasa, makanan bayi dapat dikombinasi dengan berbagai bahan lainnya.
  5. Berikan si kecil bekal yang cerdas melalui pola makan seimbang; cukup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral agar tumbuh kembangnya lebih optimal.
  6. Pengenalan aneka bahan pangan sejak dini sangat berpengaruh pada pola makan anak kelak di kemudian hari. Oleh karena itu, variasikan bahan dalam menyusun menu makanan bayi.
Resep bubur untuk anak usia 6 bulan keatas, bisa Anda baca disini.
Semoga bermanfaat!

Baca artikel yang ini juga yuk:
Jadwal pemberian makanan bayi
Cara menyimpan ASI
Tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan anak
Tips memilih susu formula untuk anak

Read more...

Tips Memilih Buah-buahan Untuk Anak Usia 4-12 bulan

>> Monday, 21 November 2011

Beberapa waktu lalu sobat Ferdinand nanya, buah-buahan yang sebaiknya diberikan untuk batita itu apa aja? (kurang lebih nanyanya gitu deh, lupa di artikel mana nulisnya). Buah-buahan yang beraneka warna, beraneka rasa, kandungan vitaminnya juga berbeda-beda, sifat buahnya itu bagaimana, tentu kita harus bisa memilih dan memilah sebelum memberikannya kepada anak-anak, terutama untuk anak usia di bawah 1 tahun. Salah pilih buah bisa-bisa si kecil malah keselek atau tersedak. Kasihan kan?

Apa yang perlu diperhatikan sebelum memberikan buah kepada si kecil? Sebaiknya buah apa yang diberikan? cocoknya si kecil makan buah apa ya? Kalau tidak cocok makan buah bagaimana? Cara mengenalkan buah-buahan kepada batita bagaimana? Bagaimana jika si kecil hanya suka dengan buah tertentu? Cara menyiasati agar anak suka beragam buah itu bagaimana?
Untuk anak/bayi usia 4 bulan sebaiknya diberikan buah apa? Cara memberikannya bagaimana? Tingkat keenceran buahnya bagaimana? Kalau untuk bayi usia 7 bulan, sebaiknya diberikan buah apa? dll pertanyaan mudah-mudahan terjawab pada artikel di bawah ini ya!

Berikut ini beberapa hal yang perlu kita ketahui dan kita perhatikan sebelum memberikan buah-buahan kepada batita kita.


1. Cara Memilih Buah

* Pilih buah-buahan yang berwarna, seperti merah atau kuning tua, untuk makanan tambahan bayi. Karena vitamin dan mineral banyak terdapat pada buah-buahan yang berwarna. Semakin merah warna buah, semakin baik.
* Berikan buah secara beragam. Jangan pepaya setiap hari. Disamping agar tak bosan, juga dapat menutupi kekurangan vitamin yang terdapat dalam salah satu buah.
* Pemberian buah tetap harus memperhatikan masalah tahapan usia.

2. Frekuensi Pemberian Buah

* Frekuensi pemberian buah, sebaiknya disesuaikan dengan pemberian ASI dan makanannya.
* Mula-mula diberikan sekali dalam sehari terlebih dahulu. Misalnya, ibu ingin menggantikan waktu pemberian ASI yang biasanya diberikan pada jam 10 pagi dengan buah. Nah, buatkan jus pepaya atau perasan air jeruk.
* Setelah itu, lihat reaksinya. Kalau anak masih lapar, boleh saja ditambahkan ASI.

3. Tahapan Pemberian Buah

* Sebelum berusia 4 bulan, buah apa pun tak boleh diberikan pada bayi. Di umur ini, satu-satunya makanan bayi hanyalah ASI, sebab usus bayi di usia itu baru bisa menyerap makanan yang berbentuk cair.
* Di usia 4 bulan, sebaiknya berikan buah yang dicairkan terlebih dulu. Untuk pepaya, misalnya, pilih yang matang dan dihaluskan dulu. Setelah itu, campur dengan banyak air, sampai betul-betul cair. Patokannya, bila dituang tidak bisa mengalir, berarti masih terlalu kental.
* Jika setelah seminggu diberikan ternyata tak ada masalah pada pencernaan anak, semisal tak muntah dan BAB-nya normal, berarti usus bayi sudah bisa menerima makanan tersebut, sehingga bisa diberikan secara rutin.
* Setelah normal, seminggu bisa dicoba tambah lagi kepadatannya.
* Perlu dipahami, tahapan kemampuan mencerna makanan pada bayi berbeda-beda. Yang tahu hanya ibunya. Bila setelah diberi makan yang agak kental, si bayi muntah atau buang air, pertanda kemampuan mencernanya belum baik. Bila demikian, berikan yang lebih encer.

4. Buah Berlemak Tidak Masalah

* Buah berlemak seperti avokad dan kelapa, asalkan tak diberikan secara berlebihan, tak perlu takut membuat anak gemuk.
* Lemak pada buah justru sangat baik karena berasal dari tumbuh-tumbuhan. Selain juga sebagai zat tenaga bagi bayi. Lemak jika dicerna akan menghasilkan zat tenaga yang dua kali lipat lebih banyak dari protein maupun karbohidrat.

5. Tidak Disarankan Buah Kalengan

Buah dalam kaleng, tak dianjurkan. Sedapat mungkin beri makanan/buah yang segar dan alami. Buah-buahan dalam kaleng, biasanya telah diawetkan dan umumnya ditambahi beberapa zat tertentu. Walaupun disebutkan zat itu memenuhi persyaratan, tetapi kalau bisa mendapatkan makanan yang segar, lebih baik kita berikan buah segar. Harganya pun lebih murah dibanding buah kaleng.


Pemilihan Jenis Buah Menurut Usia

BUAH UNTUK BABY USIA 4 BULAN

Buah Yang Disarankan
* Air jeruk, sangat baik diberikan karena banyak mengandung vitamin C yang berfungsi memperbaiki lapisan-lapisan dalam pembuluh darah, termasuk lapisan mulut. Juga untuk pertumbuhan, perbaikan jaringan tubuh, penyembuhan luka, pertumbuhan tulang dan gigi bayi.
* Pisang, sangat baik karena banyak mengandung banyak kalori untuk pertumbuhan, vitamin C, kalium, dan kalsium. Pisang memiliki kadar tepung tinggi, dibanding buah semangka yang lebih banyak air dibanding tepungnya. Pisang juga mengandung mineral yang tinggi.
* Sari buah tomat dan pepaya. Saat memberikan sari buah tomat pada bayi, kulit ari dan biji tomat harus dipisahkan terlebih dahulu karena keduanya tidak dapat dicerna oleh pencernaan bayi. Tomat dan pepaya sangat baik untuk bayi karena mengandung banyak vitamin A. Vitamin ini berfungsi meningkatkan daya tahan tubuh, juga untuk kesehatan matanya.

Buah yang harus dihindari:
* Buah yang banyak mengandung serat, seperti sirsak. Sirsak dan buah lain yang seratnya panjang-panjang, susah dicerna oleh bayi.
* Buah yang rasanya terlalu asam, karena dapat menyebabkan bayi sakit perut.
* Buah-buahan yang mengandung alkohol, seperti durian dan nangka cempedak.

BUAH UNTUK BABY USIA 6-7 BULAN

* Umumnya bayi telah mulai tumbuh gigi, jadi ia sudah bisa diberi buah yang banyak mengandung serat, seperti mangga atau semangka.
* Penyajiannya buah untuk usia ini pun dapat lebih kental dari sebelumnya, dengan cara dijus, dikerok, atau dilumatkan.
* Bayi juga sudah boleh diberi buah yang dipotong kecil-kecil untuk melatih gigi-giginya. Karena umumnya di usia ini bayi mulai belajar mengunyah.
* Buah yang sebaiknya dihindari di usia 6-7 bulan, sama hanya dengan untuk bayi umur 4 bulan, yaitu yang terlalu asam dan yang mengandung alkohol.

BUAH UNTUK BABY USIA 8-12 BULAN

* Menginjak usia 8 bulan, biasanya gigi-giginya sudah semakin kuat, sehingga sudah memungkinkan untuk diberikan buah yang dipotong-potong, seperti semangka, mangga, pisang, pepaya yang dipotong kecil-kecil.
* Pada usia 11-12 bulan, karena biasanya gigi- giginya sudah kuat dan lengkap, dianjurkan memberi buah yang dapat dimakan utuh, seperti pisang.

Diambil dari tabloid nakita.
Semoga bermanfaat!

Link terkait:
Bila si kecil tersedak
Jadwal pemberian makanan bayi
Tahap-tahap pertumbuhan dan perkembangan anak

Read more...

  © Seputar Dunia Anak Since February 14, 2009

Privacy Policy | Back to TOP  

Please Visit Again!