Tips/Cara Mencegah Gigi Berlubang Pada Balita
>> Monday, 16 May 2011
Gigi berlubang pada balita biasanya sering diakibatkan/disebabkan oleh kebiasaan meminum ASI ataupun susu botol yang berisi susu atau cairan manis lainnya yang dihisap anak sampai tertidur ataupun terus-menerus sepanjang hari dan tidak diikuti dengan perawatan kebersihan mulut yang baik.
Kondisi gigi berlubang pada anak sering disebut dengan istilah Early Childhood Caries (ECC) ataupun Nursing Mouth Caries (NMC).
Berikut adalah anjuran dari American Academy of Pediatric Dentistry sebagai panduan mengenai cara pemberian makanan bagi bayi untuk mencegah EEC:
1. Jangan pernah tidurkan bayi dengan botol susu. Kebiasaan menyusu ASI di malam hari harus dihentikan ketika gigi pertama anak mulai erupsi.
2. Latih anak untuk minum menggunakan cangkir ketika anak mendekati usia 1 tahun. Penggunaan botol susu dihentikan ketika anak berusia 12 sampai 14 bulan.
3. Hindari pemberian jus buah melalui botol. Pemberian jus buah harus selalu menggunakan cangkir.
4. Pelaksanaan kebersihan mulut harus dilakukan ketika gigi pertama anak erupsi.
5. Dianjurkan untuk melakukan kunjungan konsultasi kesehatan gigi anak pada usia 6 bulan saat gigi pertama anak erupsi dan tidak lebih dari usia 12 bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk pemberian early childhood caries edukasi bagi orang tua mengenai panduan antisipasi untuk mencegah penyakit gigi.
6. Tingkatkan kebersihan dan kesehatan rongga mulut ibu ataupun pengasuh anak untuk mengurangi transmisi bakteri dan mengurangi resiko anak mengalami ECC.
Tips di atas saya ambil dari http://gigisehatbadansehat.blogspot.com/
Dalam prakteknya tentu tak semudah membaca artikelnya. Apalagi kalau kita sebagai orang tua 'tidak tegaan' kepada anak. Belum lagi, misalnya, kita sebagai orang tua ketat/disiplin dalam pengasuhan anak, tetapi ada bibik/si mbak yang mengasuh anak kita, tentu akan berbeda lagi hasilnya. Mungkin disaat orang tua bekerja, bibik/si mbak memberi kelonggaran terhadap anak kita. "Ah, tidak apa-apa, sekali ini, lagian Ibu tidak melihat".
Pola pengasuhan yang berbeda akan berdampak pada berhasil tidaknya kita menerapkan tips/cara mencegah gigi berlubang pada balita seperti artikel di atas.
Yang punya tips lain, silakan sharing di kolom komentar. Makasih.
Baca yang ini juga yuk:
Agar si kecil rajin menggosok gigi.
Masa pertumbuhan gigi.
tags: mencegah gigi berlubang, cegah gigi berlubang pada balita, penyebab gigi berlubang pada balita, penyebab gigi berlubang pada anak kecil, cara mencegah gigi berlubang, tips agar gigi balita tidak berlubang, langkah-langkah untuk mencegah gigi berlubang pada balita, kapan sebaiknya pemberian botol susu dihentikan, mengajari anak minum dengan cangkir.
Read more...
Kondisi gigi berlubang pada anak sering disebut dengan istilah Early Childhood Caries (ECC) ataupun Nursing Mouth Caries (NMC).
Berikut adalah anjuran dari American Academy of Pediatric Dentistry sebagai panduan mengenai cara pemberian makanan bagi bayi untuk mencegah EEC:
1. Jangan pernah tidurkan bayi dengan botol susu. Kebiasaan menyusu ASI di malam hari harus dihentikan ketika gigi pertama anak mulai erupsi.
2. Latih anak untuk minum menggunakan cangkir ketika anak mendekati usia 1 tahun. Penggunaan botol susu dihentikan ketika anak berusia 12 sampai 14 bulan.
3. Hindari pemberian jus buah melalui botol. Pemberian jus buah harus selalu menggunakan cangkir.
4. Pelaksanaan kebersihan mulut harus dilakukan ketika gigi pertama anak erupsi.
5. Dianjurkan untuk melakukan kunjungan konsultasi kesehatan gigi anak pada usia 6 bulan saat gigi pertama anak erupsi dan tidak lebih dari usia 12 bulan. Kegiatan ini bertujuan untuk pemberian early childhood caries edukasi bagi orang tua mengenai panduan antisipasi untuk mencegah penyakit gigi.
6. Tingkatkan kebersihan dan kesehatan rongga mulut ibu ataupun pengasuh anak untuk mengurangi transmisi bakteri dan mengurangi resiko anak mengalami ECC.
***
Tips di atas saya ambil dari http://gigisehatbadansehat.blogspot.com/
Dalam prakteknya tentu tak semudah membaca artikelnya. Apalagi kalau kita sebagai orang tua 'tidak tegaan' kepada anak. Belum lagi, misalnya, kita sebagai orang tua ketat/disiplin dalam pengasuhan anak, tetapi ada bibik/si mbak yang mengasuh anak kita, tentu akan berbeda lagi hasilnya. Mungkin disaat orang tua bekerja, bibik/si mbak memberi kelonggaran terhadap anak kita. "Ah, tidak apa-apa, sekali ini, lagian Ibu tidak melihat".
Pola pengasuhan yang berbeda akan berdampak pada berhasil tidaknya kita menerapkan tips/cara mencegah gigi berlubang pada balita seperti artikel di atas.
Yang punya tips lain, silakan sharing di kolom komentar. Makasih.
Baca yang ini juga yuk:
Agar si kecil rajin menggosok gigi.
Masa pertumbuhan gigi.
tags: mencegah gigi berlubang, cegah gigi berlubang pada balita, penyebab gigi berlubang pada balita, penyebab gigi berlubang pada anak kecil, cara mencegah gigi berlubang, tips agar gigi balita tidak berlubang, langkah-langkah untuk mencegah gigi berlubang pada balita, kapan sebaiknya pemberian botol susu dihentikan, mengajari anak minum dengan cangkir.
